Illustrasi. MI/Sumaryanto.
Illustrasi. MI/Sumaryanto.

Gunakan Kartu Kredit untuk Hindari Pembobolan

Ekonomi kartu kredit
Nia Deviyana • 28 Agustus 2019 15:57
Jakarta: Setiap tahun, jutaan konsumen mengalami penipuan. Di negara maju seperti Amerika Serikat (AS), misalnya, korban penipuan mencapai 16,7 juta orang dengan kerugian total mencapai USD16,8 miliar.
 
Frank Abagnale, mantan penipu profesional, membagikan tips untuk mencegah penipuan. Penulis memoar terlaris "Catch Me If You Can" ini menjadi salah satu otoritas dunia yang paling disegani di bidang penipuan, pemalsuan, dan keamanan dunia maya. Dia juga dipercayai oleh FBI selama lebih dari empat dekade untuk mengajar. Salah satu tips yang diberikan Frank yakni tidak membayar dengan kartu debit.
 
"Ingin menghindari pencurian identitas? Jangan pernah menggunakan kartu debit. Saya tidak memilikinya. Saya tidak pernah punya, dan tidak akan pernah menggunakannya," kata Frank seperti dilansir dari CNBC International, Rabu, 28 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Frank mengatakan, kartu debit merupakan alat pembayaran terburuk yang diberikan kepada konsumen. "Mengapa? Sangat sederhana. Anda menaruh uang, dan setiap kali Anda menggunakannya, rekening bank Anda dalam risiko," kata dia.
 
Sebagai gantinya, gunakanlah kartu kredit. Frank menuturkan dirinya menggunakan satu kartu kredit untuk hampir semua pembelian. "Bahkan ketika saya bepergian ke luar negeri. Dengan kartu kredit, hukum federal melindungi tanggung jawab (hutang) jika ada penggunaan kartu saya tanpa izin," tukasnya.
 
Frank mencontohkan ketika dirinya mengalami penyalahgunaan data. "Seorang penjahat, entah bagaimana mendapatkan nomor kartu kredit saya dan menagih sebesar USD1 juta. Untungnya, saya terlindungi dan perusahaan kartu kredit. Mereka menonaktifkan kartu, dan mengirim yang baru beberapa hari ke depan," kata dia.
 
Menurut dia, akan beda ceritanya jika Anda membayar dengan kartu debit. "Jika ada penjahat mendapatkan informasi kartu debit saya, saya dapat kehilangan uang di rekening bank, serta membutuhkan proses yang sulit dan lama untuk memulihkannya," pungkasnya.
 


 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif