Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto : Medcom.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto : Medcom.

Bahlil Siap Mundur Jika Indonesia tak Tembus 50 Besar di 2023

Ekonomi bkpm kemudahan berusaha
Ilham wibowo • 29 Januari 2020 17:41
Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan dirinya sangat serius untuk menaikkan peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB) Indonesia. Bahkan, ia  siap mundur dari bila tidak mencapai peringkat 50 besar pada 2023.
 
"Kalau enggak bisa beri sesuatu yang positif harus tahu diri, tapi bukan tahun ini ya, pada tahun keempat," kata Bahlil ditemui di kantor BKPM, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Januari 2020.
 
Komitmen tersebut, kata Bahlil, merupakan janjinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk periode kedua pemerintahan. Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Indonesia (Hipmi) itu pun memastikan bakal jadi yang paling bertanggung jawab dengan pencapaian target.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Fair saja, kalau pegawai BKPM tidak mungkin dipecat, ya berarti ke mana, ke kepala-nya? Kalau peringkat 50 di tahun keempat tidak juga, saya siap mundur karena pejabat itu harus bantu negara, bukan jadi beban," ungkapnya.
 
Bahlil optimistis target tersebut bisa tercapai untuk menempati peringkat ke-50. Ia juga mengupayakan posisi EoDB Indonesia bisa lebih baik hingga mencapai peringkat ke-40.
 
Saat ini, Indonesia menempati peringkat ke-73 di laporan EoDB yang dibuat oleh Bank Dunia. Peringkat tersebut sejatinya naik turun dari 2014 yang sempat berada di peringkat ke-120 kemudian naik ke-106 pada 2015, lalu di posisi ke-91 pada 2016, posisi ke-72 pada 2017, posisi ke-74 pada 2018 dan posisi ke-73 pada 2019 dari 190 negara.
 
"Sebenarnya presiden maunya 40, tapi saya tawar jadi 50. Nah kalau tahun keempat tidak tercapai, saya siap dievaluasi, itu komitmen moralitas saya," ujarnya.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif