Ilustrasi. FOTO: MI/SUMARYANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUMARYANTO

Kisruh Sriwijaya, Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Beroperasi Normal

Ekonomi bandara soekarno-hatta bandara soetta sriwijaya air
Antara • 09 November 2019 09:44
Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta berjalan normal usai sejumlah penerbangan Sriwijaya Air mengalami keterlambatan atau delay pada Kamis, 7 November 2019. Penumpang Sriwijaya Air yang sebelumnya sempat tertahan di Bandara Soekarno-Hatta telah diberangkatkan ke daerah tujuannya masing-masing.
 
"Operasional dan jadwal penerbangan hari ini berjalan normal setelah beberapa penerbangan Sriwijaya Air kemarin delay," ujar Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Sabtu, 9 November 2019.
 
Sebelumnya Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agus Haryadi beserta jajaran turun ke terminal guna memastikan seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terdampak terlayani dengan baik. Ia menegaskan, seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terdampak keterlambatan kemarin telah diterbangkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua penumpang yang terkena keterlambatan sudah berhasil diterbangkan kemarin. Jadi tidak ada penumpang yang gagal terbang. Adapun yang dialihkan dengan pesawat charter sebanyak lima pesawat," imbuh Febri.
 
Total terdapat 12 penerbangan Sriwijaya Air yang mengalami delay. Seluruh penumpang telah mendapatkan kompensasi dari pihak airlines sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 89 tahun 2015.
 
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga terus mengawasi operasional Srwijaya Air dan Nam Air agar terpenuhi aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan.
 
"Kami berharap PT Sriwijaya Air dapat terus melakukan pelayanan yang terbaik sehingga masyarakat dapat terus terlayani dan kami akan terus melakukan pegawasan dan monitoring untuk memastikan pelayanan penerbangan berlangsung Selamat, Aman dan Nyaman," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti.
 
Bentuk pengawasan ketat itu, di antaranya, seluruh pesawat yang dioperasikan PT Sriwijaya Air, wajib memenuhi persyaratan penerbangan. "Jika hal tersebut tidak terpenuhi maka Ditjen Hubud akan mengambil langkah tegas dalam rangka menjamin keselamatan penerbangan," tegas Polana.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif