Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

Pembebasan Lahan 2 Bendungan, Pemerintah Alokasikan Rp1,5 Triliun

Ekonomi bendungan pembebasan
Dian Ihsan Siregar • 26 Desember 2018 15:36
Bogor: Pembebasan lahan proyek pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi menelan dana Rp1,5 triliun. Hal itu dikarenakan nilai ekonomi tanah di wilayah tersebut cukup tinggi.
 
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengaku wajar jika harga lahan di dua tempat pembangunan bendungan itu cukup tinggi.
 
"Untuk Ciawi itu pembebasan lahan kita butuh dana Rp1 triliun, sedangkan sisanya Bendungan Sukamahi Rp500 miliar. Meski begitu, lahan kedua bendungan belum 100 persen didapatkan," ucap Yogi ditemui di Bendungan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 26 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nilai ekonomi tanah yang tinggi, lanjut dia, dikarenakan banyak villa-villa dan rumah warga yang harus dibebaskan. "Jadi sangat tinggi, bagaimana tidak mahal, banyak villa di sini," jelas dia.
 
Yogi menyebutkan, progres pembebasan lahan di Bendungan Ciawi baru mencapai 35 persen, sedangkan di Sukamahi sudah mencapai 50 persen. Yogi berharap tanah itu bisa dibebaskan pada Januari 2019.
 
Tak hanya itu, lanjut dia, pembebasan lahan juga terhalang oleh tanah wakaf. Walaupun demikian, dirinya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait rencana pembebasan lahan.
 
"Ya kita sudah komunikasi dengan Kemenkeu terkait masalah itu. Tanah wakaf itu, bisa kita bayar dengan dana yang ada di APBN," tukas dia.
 

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi