BPD Harus Punya Modal Kuat untuk Bangun Infrastruktur Daerah

Eko Nordiansyah 26 Oktober 2018 16:11 WIB
infrastrukturbpd
BPD Harus Punya Modal Kuat untuk Bangun Infrastruktur Daerah
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut Bank Pembangunan Daerah (BPD) bisa berperan untuk membantu pembangunan infrastruktur di daerah. Apalagi pendanaan infrastruktur oleh pemerintah menggunakan APBN hanya 30 persen dari kebutuhan dana yang diperkirakan mencapai Rp5.000 triliun.

Koordinator LJK Wilayah Timur pada Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV OJK Toto Zurianto mengatakan BPD harus memiliki sumber permodalan yang kuat sebelum ikut mendanai pembangunan infrastruktur. Salah satu alternatif yang bisa dijalankan adalah dengan melakukan Initial Public Offering (IPO).

"Saya pikir ketika kita ada upaya akselerasi BPD ke bursa, ini sumbangan penting kita. Terutama perbankan daerah dituntut bertanggung jawab bisa memberikan sumbangan ke pembangunan Indonesia," kata dia di Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Jumat 26 Oktober 2018.

Dirinya menambahkan, hal yang sama sudah dilakukan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau BJB. Oleh karena itu, Toto berharap lebih banyak lagi BPD yang mendapatkan permodalan dari pasar modal untuk membiayai pembangunan di daerah.

"Sudah dimulai BPD Jabar (BJB) tahun lalu, OJK memberikan apresiasi mudah-mudahan kerja sama BEI, bank pembangunan daerah, Asosiasi Bank Daerah (Asbanda), dan pendukung bursa merupakan suatu hal yang perlu kita apresiasi," jelas dia.

Jika BPD bisa menjadi perusahaan go public, maka diharapkan tata kelola perusahaannya juga semakin baik lagi. Tak hanya dari sisi manajemen BPD saja, tetapi juga bagaimana BPD ini bisa bersaing dengan bank-bank yang lebih besar.

"Kalau kita melantai di bursa maka kita sebenarnya bergerak dari situasi tradisional ke modern. Ketika kita ke BEI, kita dituntut untuk memberikan transparansi dan pengelolaan yang sama seperti perusahaan dan bank besar lainnya," pungkasnya.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id