Rumah Sakit Pertamina Pusat -- Foto: Dok RS Pertamina
Rumah Sakit Pertamina Pusat -- Foto: Dok RS Pertamina

64 RS BUMN Siaga Korona

Ekonomi bumn Virus Korona Rumah Sakit
Annisa ayu artanti • 06 Februari 2020 15:58
Jakarta: Sebanyak 64 rumah sakit BUMN bersiap siaga menghadapi penyebaran virus korona. Rumah sakit pelat merah tersebut terus melakukan sosialisasi terkait infeksi virus mematikan itu.
 
Direkur Utama Rumah Sakit Pertamina Pusat Fathema Djan Rachmat menjelaskan sosialisasi tersebut bertujuan membangun pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang penyebaran virus berbahaya tersebut. Kerja sama dilakukan oleh instansi terkait dengan rumah sakit di seluruh Indonesia.
 
"Pemahaman dan kerja sama harus dilakukan oleh semua pihak terkait dan 64 rumah sakit BUMN harus berperan aktif dalam pencegahan penyebaran infeksi Novel Coronavirus di Indonesia," kata Fathema dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 6 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan penyebaran virus korona ini hanya bisa dicegah dengan membangun kesadaran dan kerja sama semua instansi. Terutama rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk pemerintah.
 
Menurutnya, penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini begitu cepat sehingga perlu mengambil langkah dan kesiap-siagaan.
 
"Rumah Sakit BUMN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dihimbau untuk melakukan kordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan dari tingkat daerah hingga pusat dan tiga rumah sakit yang menjadi rujukan secara nasional, yaitu RSPAD Gatot Subroto, RS Persahabatan & RSPI Sulianti Saroso," ungkap dia.
 
Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya sudah meminta Rumah Sakit BUMN cepat tanggap dalam mencegah masuknya virus tersebut ke Indonesia.
 
Langkah kesiapsiagaan tersebut dibuktikan dengan membentuk tim gerak cepat identifikasi dan pencegahan penyebaran virus korona di seluruh Indonesia.
 
Wabah korona telah menyebar ke 27 negara di dunia dengan kasus 20.626 orang yang positif terinfeksi, dan korban jiwa sebanyak 462 orang.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif