Direktur Keuangan dan SDM PT Len Industri Priadi Ekatama Sahari (kanan). (FOTO: dok LEN Industri)
Direktur Keuangan dan SDM PT Len Industri Priadi Ekatama Sahari (kanan). (FOTO: dok LEN Industri)

2018, Len Industri Raih Pendapatan Rp5,3 Triliun

Ekonomi Len Industri
Ade Hapsari Lestarini • 22 Maret 2019 20:14
Bandung: Direktur Keuangan dan SDM PT Len Industri Priadi Ekatama Sahari mengemukakan pada 2018 kinerja perusahaan sangat baik. Salah satunya, terlihat dari peningkatan pendapatan sebesar 25,5 persen.
 
"Pada 2018, Len Industri membukukan pendapatan sebesar Rp5,3 triliun atau meningkat 25,5 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,25 triliun. Sedangkan laba bersih tercapai Rp133 miliar atau meningkat 117 persen dari 2017 yang sejumlah Rp61 miliar," kata Eka di sela-sela kegiatan Penanaman Pohon Kopi Gambung di Desa Mekarsari Gambung, Pasirjambu, Kabupaten Bandung, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 22 Maret 2019.
 
Dia menjelaskan, Lini bisnis Sistem Transportasi menjadi yang paling dominan dengan menyumbangkan 68 persen dari total pendapatan perusahaan. Diikuti Lini Bisnis ICT sebesar 13,4 persen, Elektronika Pertahanan sebesar 9,82 persen, renewable energy sebesar enam persen, serta sistem navigasi sebesar 1,4 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, hasil positif di atas dicapai karena adanya keselarasan antara lini bisnis Len Industri dengan gencarnya pembangunan infrastruktur yang dicanangkan oleh pemerintah, khususnya dalam bidang transportasi dan telekomunikasi. Hal ini memberikan angin segar terhadap peluang pertumbuhan pasar untuk lini bisnis ini.
 
Terealisasinya sinergi antar-BUMN selama 2018 mulai memperkuat kekompakan serta keselarasan dalam mendukung program pembangunan infrastruktur. Ini tercermin dari keberhasilan penyelesaian proyek-proyek strategis secara tepat waktu, yakni LRT Sumatera Selatan dan Sky Train Bandara Internasional Soekarno Hatta.
 
Sinergi akan menjadi tonggak dimulainya peluang tindak lanjut kerja sama penyelesaian proyek sejenis di wilayah kota-kota besar lainnya, bahkan optimistis untuk level internasional.
 
Proyek strategis berjalan lainnya, adalah LRT Jabodebek, LRT Jakarta, serta Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang belum lama ini sudah beroperasi. “Tol Langit” yang menghubungkan 17 kota/kabupaten di Indonesia Bagian Tengah ini sudah ada Telkom dan Lintasarta yang memanfaatkan jaringan (serat optik) tersebut.
 
"Tahun politik tidak boleh menjadi halangan, namun harus dijadikan sebagai peluang secara profesional untuk mengembangkan dan memajukan perusahaan. Kesempatan baik regional maupun global, bisnis operation and maintenance, serta bisnis investasi masih akan mewarnai kinerja 2019 ini," katanya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif