Inalum Miliki USD4 Miliar untuk Divestasi Saham Freeport
Ilustrasi (AFP PHOTO/OLIVIA RONDONUWU)
Jakarta: Holding BUMN Pertambangan Inalum sudah mendapatkan dana sebesar USD4 miliar atau sekitar Rp54,8 triliun (kurs sekitar Rp14.600) dari hasil penerbitan global bond untuk transaksi pembelian 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

"Dana obligasi global sudah diperoleh Kamis 15 November. Dengan demikian kami sudah siap melakukan transaksi dengan Freeport," kata Head of Corporate Communication and Goverment Relation Inalum Rendy Witoelar, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 16 November 2018.

Rendy menjelaskan dana hasil obligasi tersebut akan digunakan untuk membiayai transaksi pembelian saham mayoritas Freeport dan sisanya untuk refinancing. Saat ini, langkah selanjutnya adalah menunggu selesainya dokumen di kementerian terkait lainnya, meliputi IUPK di Kementerian ESDM dan terkait perpajakan serta jaminan investasi di Kementerian Keuangan.

Global bond yang diterbitkan Inalum merupakan yang pertama. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Inalum dan kondisi ekonomi nasional. Dalam penerbitan global bond tersebut, Inalum menjelaskan, tidak ada yang digadaikan, dan tidak ada aset yang dijaminkan.

Berdasarkan data yang diterima obligasi tersebut memiliki empat tenor, yakni tiga tahun dengan nilai emisi USD1 miliar dengan kupon 5,5 persen, tenor lima tahun senilai USD1,25 miliar dengan kupon enam persen, tenor 10 tahun senilai USD1miliar dengan kupon 6,875 persen, dan tenor 30 tahun senilai USD750 juta dengan tingkat kupon 7,375 persen.

Pada saat penawaran, obligasi global mengalami kelebihan permintaan. Untuk obligasi dengan tenor tiga tahun, kelebihan permintaannya USD4,1 miliar, untuk tenor lima tahun kelebihan permintaan mencapai USD5,5 miliar, untuk tenor 10 tahun mengalami kelebihan permintaan USD7,1 miliar, dan untuk tenor 30 tahun kelebihan permintaan mencapai USD3,7 miliar.

Bank Joint Global Coordinators (JGC) dalam obligasi ini adalah BNP Paribas, Citi, dan MUFG, sedangkan perbankan yang bertindak sebagai Joint Book Runner (JBR) adalah BNP Paribas, CIMB, Citi, Maybank, MUFG, SMBC Nikko, dan Standard Chartered. Obligasi ini sudah mendapatkan rating Baa2 dari lembaga pemeringkat Moody's dan BBB dari lembaga Fitch Ratings.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id