Potensi Ekonomi dari Laut Indonesia USD1,3 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai potensi laut bisa menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Pasalnya, potensi laut Indonesia bernilai USD1,3 triliun per tahun.

"Laut kita kaya banget tapi enggak pernah dikasih perhatian. Makanya sekarang kita kasih perhatian banyak karena ada potensi ekonomi USD1,3 triliun yang bisa diambil dari sana," ujarnya dalam diskusi bersama Dewan Riset Nasional, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018.

Angka tersebut terdiri dari sektor pertambangan dan energi USD210 juta, agrikultural USD210 juta, industri jasa maritim USD200 juta, sumber daya nonkonvensional USD200 juta, dan industri bioteknologi USD180 juta.

Kemudian sumber daya pulau-pulau kecil USD120 juta, industri pengolahan ikan USD100 juta, wisata bahari USD60 juta, transportasi laut USD30 juta, hutan mangrove USD8 juta, serta perikanan tangkap USD12 juta.

Sayangnya, kata dia, baru sekitar 8-9 persen potensi yang dieksplorasi. "Padahal 70 persen luas wilayah kita merupakan laut," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Luhut menekankan pentingnya melakukan inovasi di bidang teknologi untuk mengejar ketinggalan dengan negara-negara lain.

"Indonesia menurut saya sangat jauh di belakang. Jadi harus ada batu loncatan untuk mengejar teknologi 4.0," kata dia.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id