Wapres Buka Sidang Tahunan Kadin Negara Islam
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (FOTO: Medcom.id/Dheri Agriesta)
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka sidang tahunan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Negara Islam ke-60 di Jakarta. Kalla berharap, sidang tahunan ini dapat membuat kerja sama negara Islam di sektor perdagangan dan industri menjadi lebih baik.

Negara Islam punya kelebihan berbeda-beda. Beberapa negara memiliki sumber daya alam melimpah, beberapa memiliki teknologi, dan kemampuan industri.

"Ada juga yang kurang punya teknologi dan sumber daya alam juga hal lain sehingga patut untuk mendapat suatu kerja sama yang baik antarnegara Islam," kata Kalla di Mega Kuningan, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018.

Kalla berharap pertemuan tahunan ini dapat membahas sejumlah kerja sama yang saling menguntungkan negara Islam. Karena ada banyak hal berbau Islam yang maju dengan pesat dewasa ini.

Apalagi, dunia saat ini sedang mengalami masalah ekonomi karena perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok. Sektor pertanian juga mengalami krisis karena perubahan iklim yang begitu terasa di beberapa negara.

Belum lagi konflik yang terjadi di beberapa negara Islam. Konflik tak hanya terjadi di internal negara tapi juga antarnegara.

"Ini semua perlunya para pengusaha para pedagang untuk tetap bersatu untuk memajukan bangsa dan dunia Islam," jelas Kalla.

Usai berpidato, Kalla bersama Ketua Kadin Rosan Roeslani dan Wakil Presiden ICCIA Ahmad Al Wakeel memukul gong sebagai tanda pembukaan acara.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id