ASABRI. Foto : ASABRI.
ASABRI. Foto : ASABRI.

Meskipun Bayar Iuran, ASABRI tak Diawasi Langsung Oleh OJK

Ekonomi ojk ASABRI
Eko Nordiansyah • 04 Februari 2020 21:21
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap mengawasi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero) meski tidak secara langsung. Padahal Asabri tetap melakukan pembayaran iuran kepada OJK sebagai perusahaan jasa keuangan.
 
"Kalau tadi disampaikan mereka bayar iuran, memang betul mereka bayar iuran. Tapi memang bahwa pengawasan secara langsung tidak dilakukan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank OJK Riswinandi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Dirinya menambahkan Asabri tetap menyampaikan laporan bulanan terkait program tunjangan hari tua (THT) yang dijalankan. Menurut Riswinandi, Asabri tidak secara menyeluruh melaporkan kondisi keuangannya kepada OJK.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Riswinandi menjelaskan pengawasan Asabri oleh OJK sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 102 Tahun 2015 tentang Asuransi Sosial Prajurit Tentara Nasional Indonesia. Dalam pasal 54 PP tersebut, pengawasan terhadap Asabri ini ditetapkan empat lembaga.
 
Keempat lembaga tersebut adalah Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan, Inspektorat Pengawasan Umum Mabes Polri, dan Inspektorat Jenderal TNI. Kemudian ada Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), auditor independen.
 
"Di sini memang tidak termasuk OJK dipahaminya begitu. Saat ini di OJK sudah hadir Ex-officio dari Kemenkeu, Pak Suahasil. Ini sudah ekskalasi kepada beliau. Rencananya kita akan bicarakan kembali," ungkapnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif