Kereta cepat. Foto : AFP/Bay Ismoro.
Kereta cepat. Foto : AFP/Bay Ismoro.

Pekerja Tiongkok di Kereta Cepat Wajib Jalani Karantina

Ekonomi tiongkok kereta cepat
Antara • 02 Maret 2020 14:26
Jakarta: PT Kereta Cepat Indonesia Tiongkok atau KCIC sudah memberlakukan prosedur sangat ketat terhadap para pekerja Tiongkok yang masuk ke Indonesia melalui proses karantina selama dua pekan dalam rangka mencegah penyebaran virus korona.
 
"Begitu masuk ke Indonesia pun, tenaga kerja Tiongkok itu harus menjalani karantina selama dua pekan," ujar Direktur TOD dan Legal KCIC, Dwi Windarto dikutip dari Antara, Senin, 2 Maret 2020.
 
Dwi mengatakan bahwa para tenaga kerja Tiongkok proyek kereta cepat yang kembali lagi ke Indonesia, kalaupun ada, harus menggunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan KITAS tersebut harus terdapat sertifikasi kesehatan dari pemerintah Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Walaupun mereka sudah dapat sertifikasi kesehatan dari pemerintah Tiongkok, mereka harus dikarantina selama dua pekan saat masuk ke Indonesia. Prosedurnya memang begitu," katanya.
 
Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemerintah tetap berkomitmen proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sesuai target selesai pada akhir 2021, sekalipun di Tiongkok sedang dilanda wabah Covid-19.
 
Dikatakan Menhub, dari hasil peninjauan langsung dan laporan yang diterima, semua pengerjaan proyek berjalan sesuai dengan rencana dan target sehingga target selesai akhir 2021 optimistis tercapai.
 
Menhub menegaskan pula sekalipun proyek kereta cepat ini merupakan kerja sama dengan Tiongkok, namun hal tersebut tidak mengganggu pelaksanaan proyek, termasuk ada tenaga ahli dan peralatan dari Tiongkok.
 
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan Proyek Strategi Nasional yang. dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Berdasarkan informasi dari PT KCIC, hingga saat ini progres pembangunan mencapai 43,45 persen. Saat ini PT KCIC tengah mengerjakan sebanyak 13 tunnel atau terowongan. Sementara progres pembebasan lahan mencapai 99,96 persen.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif