Menaker M Hanif Dhakiri. ANT/Sigid Kurniawan.
Menaker M Hanif Dhakiri. ANT/Sigid Kurniawan.

Menaker: Jumlah Tenaga Kerja Asing di Indonesia dalam Batas Wajar

Ekonomi tenaga kerja asing
Desi Angriani • 24 April 2018 19:38
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kemudahan izin kerja bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) tidak berpengaruh signifikan terhadap penambahan jumlah TKA ke Indonesia. Jumlah TKA yang mencapai 85 ribu orang pada akhir 2017 dianggap dalam batas wajar.
 
"Kenaikan TKA dari dulu masih normal-normal saja. Sampai dengan 2017 sekitar 85 ribu orang," ucap Hanif saat ditemui dalam Munas ke-10 Apindo di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa, 24 April 2018.
 
Menurutnya Pepres dikeluarkan agar kementerian dan lembaga terkait dapat memotong tahapan rekomendasi izin TKA menjadi lebih cepat. Hal ini terkait kebutuhan tenaga asing dalam investasi proyek-proyek pembangunan infrastruktur dan transportasi di Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Iya biar tidak menghambat investasi karena kita berkepentingan untuj menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak melalui investasi. Kalau enggak begini orang ruwet," tutur Hanif.
 
Hanif pun memastikan pihaknya tak asal memberikan izin bagi tenaga kerja asing. Kemenaker akan melihat kualifikasi berdasarkan kompetensi, pendidikan, jabatan dan lama waktu bekerja di Indonesia. Untuk jumlah TKA di perusahaan, pemerintah tak melakukan pembatasan tapi mengukur dari rasio penyerapan tenaga asing yang sebesar 0,1 persen.
 
"Tenaga kerja asing yang boleh masuk ke Indonesia hanya pekerja skill yang memenuhi syarat," pungkas Hanif.
 
Sementara, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI yang diperoleh Medcom.id pada Februari 2018. Jumlah tenaga kerja asing di Indonesia hingga akhir 2017 sebanyak 126.006 orang bukan 85 ribu seperti yang disampaikan Menaker Hanif Dhakiri.
 
Dari jumlah itu, sebanyak 18.4986 orang menjabat sebagai direksi atau komisaris, level manajer sebanyak 22.466, sementara profesional sebanyak 37.877 orang. Sisanya sebanyak 45.177 orang bekerja di lapangan. Untuk TKA di sektor pertanian berjumlah 5705 orang, sektor industri sebanyak 44.314 orang, serta perdagangan dan jasa sebanyak 75.987 pekerja.
 


 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif