Logo Bank Indonesia di Komplek Kantor Bank Indonesia, Jakarta (MI/ROMMY PUJIANTO)
Logo Bank Indonesia di Komplek Kantor Bank Indonesia, Jakarta (MI/ROMMY PUJIANTO)

BI Prediksi Ekonomi Malang Tumbuh 5,5% di 2018

02 Januari 2018 09:34
Malang: Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Dudi Herawadi memprediksi ekonomi di wilayah Malang pada 2018 bakal tumbuh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, yakni mencapai 5,5 persen. Sejumlah sentimen positif diharapkan bisa terus berdatangan dan mendukung pencapaian tersebut.
 
"Pertumbuhan ekonomi di wilayah BI Malang setiap tahun rata-rata mencapai 5,1 sampai 5,4 persen. Untuk tahun ini kami perkirakan bisa mencapai 5,5 persen karena beberapa hal yang bisa menyokong pertumbuhannya," kata dia, seperti dikutip dari Antara, di Malang, Jawa Timur, Selasa, 2 Januari 2018.
 
Menurut dia, faktor penyokong pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi itu, salah satunnya momentum pemilihan kepala daerah (pilkada). Pada momentum itu, ujar dia, belanja pemerintah dan pihak swasta akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan partai politik (parpol).

Pada 2018 ini, lanjutnya, merupakan tahun politik di mana belanja untuk kebutuhan parpol dalam mem-branding calon masing-masing cukup tinggi. "Kondisi itu mampu mendorong pergerakan ekonomi hampir di semua lini, termasuk UMKM yang terkerek oleh kebutuhan parpol," ujarnya.
 
Oleh karena itu, kata Dudi, BI harus tetap menjalankan tugasnya untuk mengawal stabilitas nilai rupiah yang bisa diukur melalui dua parameter, yakni pergerakan harga barang dan jasa serta kekuatan nilai rupiah jika dibandingkan dengan valuta asing. Selain itu, lanjutnya, juga harus tetap melakukan kontrol agar tidak sampai terjadi inflasi yang terlalu tinggi.
 
Menyinggung perkembangan perekonomian akhir 2017 di wilayah BI Malang, Dudi mengatakan, pada triwulan IV cenderung tumbuh dibandingkan dengan dengan triwulan III. "Akhir tahun ini mampu tumbuh sekitar 5,2-5,4 persen. Pertumbuhan itu didorong sektor perdagangan, hotel, dan restoran, serta industri pengolahan," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan