Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.

Erick Thohir Lakukan Efisiensi di Kementerian BUMN

Ekonomi kementerian bumn Pergantian Direksi BUMN
Suci Sedya Utami • 19 November 2019 11:29
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mulai menjalankan misi Presiden Joko Widodo untuk mennciptakan birokrasi yang efektif dan efisien. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya perombakan jajaran pejabat di Kementerian BUMN.
 
Erick mengatakan langkah dilakukan dengan menjelaskan terlebih dahulu pada jajaran eselon I. Ia pun berterima kasih atas bakti para pejabat tersebut selama menjalankan tugas dan dalam membangun BUMN selama ini.
 
"Alhamdulillah, saya dan kedua wakil menteri sudah bertemu dengan semua Pejabat Eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai restrukturisasi ini. Sebetulnya hal ini adalah bagian dari tour of duty. Dari korporasi mengerti mengenai birokrasi, seperti Pak Kartika dan Pak Budi Sadikin. Begitu juga dari birokrasi harus mengerti permasalahan di korporasi, seperti yang dijalankan ini," kata Erick dalam keterangan resmi, Selasa, 19 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, Erick telah memiliki dua wakil menteri dan sudah memiliki pos pekerjaan masing-masing. Nantinya, jumlah deputi di Kementerian BUMN akan dipangkas menjadi tiga posisi jabatan dari yang saat ini ada tujuh posisi jabatan.
 
Review untuk pegawai di jajaran bawah juga akan segera dilaksanakan, hal ini dilakukan sesuai dengan arahan presiden untuk mempercepat gerak dalam membangun bangsa ini, efisiensi birokrasi sudah saatnya dilakukan. Penyederhanaan birokrasi ini sudah dicanangkan Presiden Jokowi dalam pidato pelantikan Presiden 2019-2024 yang disampaikan di Ruang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
 
"Untuk mengelola aset sebesar Rp8.200 triliun itu, saya perlu teamwork yang kompak, yang diisi dengan orang-orang yang bukan hanya cerdas, tetapi juga akhlak yang baik. Saya akan berupaya sedemikan rupa agar mereka yang ada di dalam lingkungan BUMN, baik di ementerian maupun di unit usaha, adalah orang-orang dengan akhlak yang baik berarti memiliki integritas tinggi dan komitmen yang kuat. Mereka yang sudah berkeringat dan masih mau berkeringat dan memiliki akhlak yang baik, juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi negeri ini, di sini. Yang penting, akhlaknya baik," tutup Erick.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif