Achmad Zaky (kiri) mundur dari Bukalapak dan digantikan Rachmat Kaimudin (kanan). Foto: dok Bukalapak.
Achmad Zaky (kiri) mundur dari Bukalapak dan digantikan Rachmat Kaimudin (kanan). Foto: dok Bukalapak.

Achmad Zaky Mundur, Rachmat Kaimuddin CEO Baru Bukalapak

Ekonomi bukalapak
Nia Deviyana • 09 Desember 2019 20:15
Jakarta: Marketplace asal Indonesia Bukalapak mengumumkan perubahan komposisi di level C-Suite yang terhitung efektif mulai 6 Januari 2020. Perubahan meliputi penyerahan jabatan CEO Bukalapak dari Achmad Zaky ke Rachmat Kaimuddin sebagai pemimpin baru.
 
Suksesi ini menyusul peran baru Achmad Zaky sebagai tech startup mentor dan ketua Yayasan Achmad Zaky yang akan segera didirikan.
 
"Dengan segala kerendahan hati, saya merasa terharu dan bangga mendapat kepercayaan dari para pendiri Bukalapak untuk melanjutkan peran Mas Zaky dan menjadi bagian dari proses pertumbuhan Bukalapak ke tahap selanjutnya. Saya harap dapat membantu Bukalapak memberikan dampak lebih luas untuk Indonesia," ujar Rachmat yang dikutip melalui keterangan resminya, Senin, 9 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan perubahan ini, komposisi C-Suite baru Bukalapak terdiri dari Rachmat Kaimuddin sebagai CEO, Fajrin Rasyid sebagai Presiden dan Co-Founder, Nugroho Herucahyono sebagai Chief Technical Officer (CTO) dan Co-Founder, Willix Halim sebagai Chief Operating Officer, Natalia Firmansyah sebagai Chief Financial Officer, Teddy Oetomo sebagai Chief Strategy Officer, dan Bagus Harimawan yang baru bergabung pada Juli 2019 sebagai Chief of Talent.
 
Muhammad Rachmat Kaimuddin merupakan nama yang tidak asing lagi di tingkatan tertinggi manajemen perusahaan di Indonesia. Rachmat memiliki latar belakang pendidikan engineering dan memiliki pengalaman manajemen finansial yang mumpuni.
 
Dia mendapatkan gelar Bachelor of Science dari Massachusetts Institute of Technology, Boston. Sementara, gelar Master of Business Administration-nya diterima dari Stanford University, California.
 
Sebelum bergabung dengan Bukalapak, dia menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk sejak 2018. Pada 2014, dia menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris untuk bank yang sama hingga ditunjuk sebagai Direktur.
 
Rachmat memulai kariernya sebagai Senior Associate di Boston Consulting Group. Dia juga pernah menjabat sebagai ManagingDirector PT Cardig Air Services, Chief Financial Officer PT Bosowa Corporindo, Managing Director PT Semen Bosowa Maros, Vice President Baring Private Equity Asia dan Principal of Quvat.
 
Pada kesempatan yang sama, Achmad Zaky mengatakan bangga dalam waktu sepuluh tahun, Bukalapak berhasil dikenal di peta dunia sebagai e-commerce Indonesia yang terkemuka.
 
"Sekarang, kami mengajak Rachmat bergabung dengan Bukalapak karena kepemimpinannya bisa mengarahkan Bukalapak ke tingkat yang lebih hebat lagi. Saya percaya Rachmat adalah orang yang tepat, bagian dari tim yang tepat, di posisi yang tepat, dan datang pada waktu yang tepat," ujar Zaky.
 
Sebagai tempat bagi lebih dari lima juta UMKM di seluruh Indonesia, 2,5 juta toko kelontong dan agen individual menggantungkan harapan hidupnya, Bukalapak telah menyelaraskan proses
internal dan menghadirkan para profesional-profesional terbaik di hampir semua lini fungsi kerjanya. Bukalapak juga telah mempertajam fokus pada strategi jangka panjang dalam rangka menjadi bisnis yang berkelanjutan (sustainable).
 
Fokus jajaran pimpinan C-Level baru ke depannya adalah menavigasikan perusahaan secara jangkapanjang."Di bawah kepemimpinan baru, perusahaan akan fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan talenta, modal, dan manajemen keuangan, serta memperkuat peran Bukalapak dalam mendukungUMKM Indonesia," kata Zaky.
 
Mengemban peran lebih besar sebagai Tech Startup Mentor, Achmad Zaky akan memperkokoh ekosistem teknologi Indonesia dalam bidang sains dan edukasi, pengembangan kewirausahaan,
impact investment, dan penelitian melalui Yayasan Achmad Zaky.
 
"Saya percaya bahwa manusia tidak boleh cepat puas atas capaiannya. Sekarang adalah waktunya untuk menciptakan dampak lebih luas lagi," tutup Zaky.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif