Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Foto : Medcom/Annisa Ayu Artanti.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Foto : Medcom/Annisa Ayu Artanti.

Menko Luhut: Kinerja Ahok Bagus

Ekonomi ahok bumn
Eko Nordiansyah • 13 November 2019 15:37
Sentul: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengaku kinerja Ahok selama ini dinilai cukup baik. Hanya saja Luhut enggan membocorkan jabatan apa yang bakal diemban Ahok di perusahaan BUMN.
 
"Ya tidak tahu, kita tunggu saja. Kan dia bagus, ya dia kan kerjanya boleh. Ya kita lihat saja," ujar Luhut, ditemui di Sentul, Bogor, Rabu, 13 November 2019.
 
Senada, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku tak masalah dengan sosok Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang disebut-sebut bakal menjabat posisi direktur utama di perusahaan BUMN. Menurutnya ada beberapa bos BUMN yang diisi oleh profesional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau BUMN kan sekarang beberapa bisa diisi oleh profesional, jadi tidak ada masalah itu. Ini kan kita bicara profesional, jadi kita tidak sebut nama," kata Airlangga.
 
Dirinya menambahkan pengisian jabatan di perusahaan BUMN yang diisi oleh profesional bukan hal yang baru. Meski begitu, Airlangga tak ingin secara khusus membahas soal kemungkinan Ahok ditunjuk sebagai salah satu pimpinan di perusahaan pelat merah.
 
Ahok sebelumnya diminta oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengisi salah satu kursi direktur utama perusahaan BUMN. Hal itu disampaikan Ahok di Kementerian BUMN seusai bertemu dengan Erick.
 
"Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan menjadi salah satu (bos) BUMN," kata Ahok di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 13 November 2019.
 
Meski demikian, mantan gubernur DKI Jakarta ini belum mengetahui dengan jelas kapan dan di perusahaan apa dirinya akan ditugaskan. Ia hanya menceritakan bahwa dirinya diminta Erick Thohir untuk memimpin salah satu BUMN.
 
"Saya enggak tahu, mungkin Desember atau November, saya enggak tahu. Tanya ke Pak Menteri. Saya cuma diajak untuk masuk ke dalam salah satu BUMN," ucap dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif