Presiden Direktur PT Visionet International (OVO) Karaniya Dharmasaputra. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Presiden Direktur PT Visionet International (OVO) Karaniya Dharmasaputra. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Bisnis Digital Punya Peluang Tumbuh Lebih Kencang

Ekonomi ekonomi digital ovo
Eko Nordiansyah • 11 Desember 2019 19:39
Jakarta: Presiden Direktur PT Visionet International (OVO) Karaniya Dharmasaputra menyebutkan bisnis digital yang tengah berkembang pesat saat ini bukan datang secara tiba-tiba. Pasalnya dalam beberapa tahun lalu tidak ada yang menyangka bisnis digital akan seperti sekarang.
 
"Banyak orang dulu 14 sampai 15 tahun lalu bisnis model seperti Youtube, Facebook itu enggak masuk di angka. Tapi lihat sekarang mereka seperti apa. Saya kira hal yang sama terjadi di kita (di industri keuangan)," kata dia di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Meski begitu, dirinya optimisitis dengan potensi bisnis digital yang sekarang sedang berkembang di Indonesia. Apalagi dengan jumlah populasi kaum milenial yang cukup besar, maka bukan tidak mungkin bisnis digital akan tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan jangakuan teknologi, kita punya jangkauan untuk basis konsumen yang cukup besar. Itu yang akan mengakselerasi, seperti yang kita lihat di Facebook, Tokopedia, Lazada, Grab, dan lain sebagainya," jelas dia.
 
Karaniya percaya basis konsumen yang besar akan memberikan peluang untuk perusahaan bisnis digital, bukan hanya OVO, untuk menjadi bisnis model yang sustainable. Walaupun masih ada perusahaan digital yang merugi, tetapi beberapa di antara sudah berubah menjadi startup dengan status unicorn bahkan decacorn.
 
Dalam rating tentang industri keuangan bertajuk 'Top 20 Lembaga Keuangan 2019' oleh The Finance, OVO mendapatkan special award sebagai The Most Popular Digital Transaction. Adapula PT Pegadaian (Persero) yang mendapatkan special award sebagai The Best in Business Transformation.
 
Selain itu ada 20 lembaga keuangan terbaik dari masing-masing sektor seperti perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, hingga perusahaan pembiayaaan. Performa masing-masing lembaga keuangan dinilai dari laporan keuangan dalam tiga tahun atau tiga periode terakhir.
 
The Finance juga memberikan penghargaan terhadap CFO di industri keuangan, baik di perbankan, perusahaan asuransi jiwa dan umum, serta perusahaan pembiayaan yang memiliki kepiawaian mengelola perusahaan ditengah penurunan kondisi ekonomi global.
 
"Kami menghargai sektor keuangan yang mencatat kinerja keuangan selama tiga tahun dan menjadi market leader ini di sektornya. Rating dan pemberian penghargaan (awarding) ini merupakan bentuk apresiasi kami," ungkap Pemimpin Redaksi The Finance Eko B. Supriyanto.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif