Ilustrasi (MI/PIUS ERLANGGA)
Ilustrasi (MI/PIUS ERLANGGA)

Program Perhutanan Nasional Beri Kesempatan Masyarakat Kelola SDA

Ekonomi hutan kehutanan
Annisa ayu artanti • 07 Februari 2019 13:07
Jakarta: Program perhutanan nasional sangat bermanfaat bagi masyarakat. Program ini dinilai efektif memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) sesuai dengan kearifan lokal di masing-masing daerah.
 
Perwakilan Paguyuban Tani Sunda Hejo Garut, Jawa Barat, Hamzah mengatakan program perhutanan nasional membuka petani terlibat aktif dalam mengelola sumber daya alam sekitar, tidak terkecuali petani perempuan. Ia mengungkapkan sekarang petani perempuan dimungkinkan untuk meningkatan kesejahteraannya dengan mengelola sumber daya alam yang ada.
 
"Adanya program perhutanan sosial memungkinkan 35 tahun bagi petani untuk mengelola lahannya dengan tenang. Tanah pun boleh diwariskan, sepanjang tidak disalahgunakan," kata Hamzah di Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Capaian akses perhutanan sosial cukup baik di bawah Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), selama kurun waktu tujuh tahun yaitu dari 2007 hingga 2014 hanya 0,46 juta hektare (ha) lahan yang dikelola masyarakat.
 
Sementara dalam waktu empat tahun dari 2015-2018 angka ini meningkat 450. KLHK mencatat lebih dari 267.000 keluarga telah merasakan manfaat program ini. Ketua Institut Hijau Indonesia Chalid Muhammad membenarkan pernyataan Hamzah.
 
Menurutnya program perhutanan nasional sangat membantu masyarakat. "Solusinya memang pengelolaan hutan oleh masyarakat,” imbuh Chalid.
 
Di sisi lain, melalui program perhutanan nasional saat ini Indonesia sudah bisa menyetop ekspor asap. Pengamat Lingkungan Hidup Agus Sari mengatakan program ini telah menekan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak buruk bagi kualitas hidup puluhan juta masyarakat Indonesia.
 
"Bayangkan sudah lebih dari dua dekade permasalahannya itu-itu saja (karhutla, red). Sekarang 90 persen kebakaran hutan kita itu sudah menurun," kata Agus seraya menyodorkan data bahwa lebih dari 60 persen kerusakan hutan di Indonesia sudah membaik.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif