Jakarta: Peneliti Madya Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Joko Tri Haryanto mengatakan, adanya cukai terhadap produk tertentu bisa mengubah perilaku masyarakat tentang perilaku konsumsi yang malah menimbulkan sampah.
"Hal yang darurat saat ini adalah bagaimana mengubah perilaku masyarakat. Cukai adalah salah satu cara membentuk perilaku masyarakat," ujar Joko dalam sebuah diskusi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Desember 2018.
Menurut dia, setidaknya ada dua cara untuk membentuk perilaku masyarakat yaitu regulasi dan cukai. Namun ia mengaku tidak cukup jika hanya mengandalkan regulasi.
"Regulasi bisa, tapi masyarakat harus 'dipaksa' melalui kebijakan finansial, yaitu cukai. Nanti terbiasa, bisa, dan akhirnya berubah (perilakunya)," ungkap Joko.
Pemerintah sebelumnya merencanakan pengenaan cukai untuk jenis plastik tertentu. Sebab, dari total 200 ribu ton sampah nasional per hari, 14 persen di antaranya adalah sampah plastik. Pemeirntah pun menerapkan cukai plastik untuk mengurangi peredaran plastik dan mengurangi dampak buruknya bagi lingkungan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan