"AirAsia akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan situasi dan kami terus berharap yang terbaik bagi seluruh penumpang QZ8501," kata Kleopas dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/12/2014).
Kleopas juga tak lupa memberi catatan, bagi awak media yang ingin mengetahui perkembangan terakhir upaya pencarian QZ8501, dia meminta agar awak media tidak menelepon ke nomor emergency call center tersebut, melainkan dapat menghubungi media center AirAsia Indonesia di nomor +622129270831.
"Kami meminta seluruh rekan media untuk tidak menghubungi nomor AirAsia emergency call centre, mengingat nomor tersebut hanya diperuntukan bagi keluarga dan kerabat penumpang di pesawat tersebut. Rekan-rekan media dapat menghubungi media center kami di nomor +622129270831," ujar dia.
Ditambahkan Kleopas, AirAsia Indonesia hari ini telah menerima konfirmasi dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) bahwa upaya pencarian pesawat QZ8501 yang hilang kontak kemarin (28/12/2014) akan terus dilakukan dan juga mendapat dukungan dari tim SAR dari Singapura dan Malaysia. Adapun misi pencarian hari ini telah dimulai sejak pukul 06.00 WIB (GMT+7).
"AirAsia Indonesia terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya pencarian pesawat QZ8501," tukasnya.
Dia menegaskan, fokus utama AirAsia Indonesia saat ini adalah para keluarga penumpang dan karyawan AirAsia yang berada di penerbangan QZ8501, dan Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko saat ini tetap berada di Surabaya. "Kami secara berkala memberikan informasi terkini. Sementara itu, beberapa pihak manajemen AirAsia pun saat ini juga berada di Singapura untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News