Ilustrasi sapi -- ANTARA FOTO/ Saiful Bahri/
Ilustrasi sapi -- ANTARA FOTO/ Saiful Bahri/

Lebih Mahal Angkut Sapi dari Nusa Tenggara Ketimbang Australia

Ekonomi ternak
Suci Sedya Utami • 10 November 2014 12:50
medcom.id, Jakarta: Biaya logistik di Indonesia merupakan yang termahal di dunia. Di Indonesia, biaya logistik barang bisa mencapai 25-30 persen. Sementara di dunia, maksimum yakni 15 persen.
 
"Biaya logistik di dunia itu 10-15 persen, jauh lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia. Misalnya biaya angkut Sapi dari Nusa Tenggara ke Jakarta jauh lebih mahal dibanding Darwin (Australia) ke Jakarta, murahan Darwin," terang Direktur Keuangan PT KAI Kurniadi Atmosasmito, saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2014).
 
Demi mengurangi mahalnya biaya logistik, maka diperlukan tambahan sarana dan prasarana transportasi yang bisa menunjang perjalanan agar lebih efisien. Karena seperti diketahui, transportasi menggunakan jalur darat yang terbilang mahal disebabkan oleh buruknya infrastruktur jalan sehingga dibutuhkan waktu yang panjang untuk mengangkut logistik barang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kurniadi menjelaskan, pihaknya akan berupaya menambah infrastruktur moda transportasi kereta api khususnya yang mengarah ke pelabuhan yakni Pelabuhan Tanjung Priok, dengan begitu akan bisa mengurangi tekanan biaya logistik.
 
"Di mana ada pelabuhan, kereta harus bisa masuk, dengan begitu kita bisa turunkan biaya logistiknya, ya maksimal 20 persen lah masih oke," katanya.
 
Namun, saat ini proyek pembangunan kereta Pelabuhan Tanjung Priok masih mandek oleh pembebasan lahan. Proyek yang saat ini dikelola Kementerian Perhubungan masih menunggu realisasi pembangunan kereta tersebut dari PT Pelindo II hingga akhir tahun ini.
 
Jika belum juga berjalan, baru lah pihak Kementerian Perhubungan akan menyerahkan pada PT KAI. "Ya, yang pembebasan lahan itu janjinya Kemenhub tahun ini. Kalau tidak bisa, ya kita akan bebaskan. Kita bangun," tukasnya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif