"Kita akui tata niaga cabai dan tomat masih sulit untuk diatur," kata Edy di Manado, dikutip dari Antara, Rabu 3 Mei 2017.
Dikatakan, saat ini harga cabai rawit mulai mengalami penurunan di sentra perdagangan Kota Manado, namun di pasar nasional masih lumayan tinggi.
"Jangan sampai disaat kebutuhan tersebut meningkat, dan memicu terjadi inflasi di Kota Manado di bulan Juni 2017," ucapnya.

Sehingga pemerintah harus menjaga pasokan dan tata niaga diperbaiki, karena dirasa masih cukup sulit. Pemerintah, katanya, belum ada kekuatan penuh mengatur tata niaga cabai rawit dan tomat karena merupakan barang bebas
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Jenny Karouw mengatakan cabai rawit dan tomat merupakan barang bebas, yang bisa saja dijual dimana saja.
"Namun, pemerintah mengimbau kepada petani dan pedagang agar tetap memenuhi kebutuhan masyarakat lokal terlebih dahulu," kata Jenny. Jika terjadi produksi yang tinggi, dan hendak dipasok ke luar daerah, pemerintah tidak bisa melarang hal tersebut.
Tapi, katanya, menjaga pasokan lokal juga sangat penting, karena jika cabai dan tomat mahal dampaknya ke inflasi cukup tinggi.
Saat ini harga cabai rawit di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya masih dikisaran Rp40 ribu-an per kilogram (kg) begitu pula dengan tomat dikisaran Rp16 ribu per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News