NEWSTICKER
Presiden Jokowi. Foto : MI/Ramdani.
Presiden Jokowi. Foto : MI/Ramdani.

Bahlil Ngadu ke Jokowi soal Gubernur Rasa Presiden

Ekonomi investasi bkpm
Eko Nordiansyah • 20 Februari 2020 14:35
Jakarta: Kepala Badan Koordonasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengadu kepada Presiden Joko Widodo soal adanya gubernur yang merasa seperti presiden. Menurut Bahlil, kondisi ini tidak baik bagi upaya pemerintah dalam menarik investasi.
 
Bahlil menceritakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percapatan Kemudahan Berusaha tidak semuanya dilaksanakan oleh kepala daerah. Padahal Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian juga telah mengeluarkan surat edaran bagi pemerintah daerah.
 
"Namun perlu kami sampaikan secara terhormat mohon maaf presiden, belum semua bupati melakukan ini. Jadi masih ada satu gubernur yang belum," kata dia dalam Rakornas Investasi 2020 di Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan ada gubernur di Kalimantan yang enggan menyerahkan kewenangan perizinan kepada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Padahal sesuai Inpres saja, 22 kementerian/lembaga sudah mendelegasikan perizinan kepada BKPM.
 
"Kemarin saya sengaja bilang bahwa mohon maaf, jangan sampai ada bupati yang merasa seperti presiden. Ini bahaya juga karena Presiden Indonesia hanya satu, namanya Joko Widodo," ungkapnya.
 
Bahlil menjelaskan masalah di lapangan sering kali membuat investasi menjadi mangkrak. Padahal realisasi investasi menjadi penting dalam upaya pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Realisasi investasi di BKPM tahun lalu tercatat mencapai Rp809,6 triliun atau melebihi target Rp729 triliun. Realisasi investasi menyerap kurang lebih sejuta tenaga kerja, dengan porsi investasi di Jawa 52,3 persen dan di luar jawa 47,8 persen.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif