Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan (Foto: MTVN/Husen Miftahudin)
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan (Foto: MTVN/Husen Miftahudin)

Sesuaikan Tarif Transportasi, Jonan Tunggu Pengumuman Penurunan BBM

Husen Miftahudin • 23 Desember 2015 15:50
medcom.id, Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menunggu pengumuman penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Besaran penurunan BBM yang tidak diketahui membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kesulitan untuk menyesuaikan tarif transportasi umum.
 
"Tidak tahu saya turunnya berapa persen, saya belum tahu. Kalau nanti saya sudah tahu turunnya berapa besar, baru nanti kita lihat apakah tarif perlu disesuaikan atau tidak," ujar Jonan, ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jalan MH Thamrin No 2, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).
 
Mantan Direktur Utama PT KAI (Persero) itu mengungkapkan jika penurunan BBM signifikan maka pihaknya akan langsung menurunkan tarif transportasi umum. Menurut dia, besaran penurunan BBM yang signifikan adalah sekitar Rp1.000-Rp2.000 per liter.

"Kalau signifikan ya bisa turun. Ya kalau misalnya turun Rp1.000 atau Rp2.000 ya mungkin harus di adjust (dilakukan penyesuaian) tarif transportasinya," papar dia.
 
Namun demikian, Jonan mengatakan bahwa penyesuaian tarif transportasi umum dilihat dari dua hal, yakni penurunan harga BBM dan kurs mata uang rupiah. Jika rupiah menguat, dipastikan harga transportasi umum menurun.
 
"Di samping harga BBM itu ada kurs mata uang. Kalau rupiah menguat pasti tarif transportasi otomatis turun. Kan spare part-nya banyak komponen impor, atau paling kurang secara tidak langsung impor bahan bakunya," pungkas Jonan.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan