Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar (kiri) bersama Direktur Utama BTN, Maryono (kanan).(Foto: Dokumentasi Kementerian Desa, Pembanguan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi)
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar (kiri) bersama Direktur Utama BTN, Maryono (kanan).(Foto: Dokumentasi Kementerian Desa, Pembanguan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi)

Bangun Kawasan Transmigrasi, Kementerian Desa Gandeng BTN

Mohammad Adam • 15 September 2015 17:22
medcom.id, Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menjalin kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk untuk turut serta mengembangkan kawasan transmigrasi.
 
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar mengungkapkan bahwa pengembangan desa dan kawasan transmigrasi merupakan salah satu program prioritas kementerian yang dipimpinnya.  Untuk itu, upaya menjalin kerja sama dengan perbankan akan terus dilakukan.
 
"Bagaimanapun juga peran perbankan penting untuk mensuport dalam pembangun bangsa kita," ujar Marwan dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyambut kerja sama dengan BTN sebagai langkah awal yang baik untuk memanfaatkan peluang membangun negeri ini ke depan. Antara lain, misalnya dengan membangun rumah di 609 kawasan transmigrasi, daerah tertinggal yang jauh dari aksesibilitas perbankan.
 
Sebagai kementerian yang diproyeksikan untuk pembangunan perdesaan, daerah tertinggal, dan daerah transmigrasi, Marwan juga berharap program tanggung jawab sosial (Coorporate Social Responsibility/CSR) dari BTN bisa dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat perdesaan.
 
"Melalui kementerian ini, BTN bisa lebih dikenal oleh masyarakat desa. Apalagi jika BTN memberikan CSR kepada kementerian ini, karena hal itu menunjukkan bahwa BTN mempunyai kepedulian terhadap masyarakat," imbuh Marwan.
 
Menurut Marwan, BTN merupakan salah satu bank perintis punya reputasi membanggakan dalam membangun masyarakat perdesaan.
 
Sementara itu, Direktur Utama BTN, Maryono mengaku tersanjung mendapatkan kepecayaan untuk berkolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam menopang program pemerintah. Kerja sama tersebut pun telah diresmikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua pihak pada Senin (14/9/2015) di Jakarta.
 
"Bank BTN ingin memberikan layanan terbaik, di mana kementerian desa merupakan suatu kawasan baru yang perlu mendapatkan layanan perbankan," kata Maryono.
 
Ia menambahkan, BTN memiliki berbagai produk unggulan untuk memfasilitasi masyarakat di perdesaan. Mulai dari layanan digital banking hingga tabungan cermat yang bisa digunakan untuk masyarakat yang sangat miskin.
 
"Kami saat ini konsentrasi di daerah jawa tengah dan daerah sumatera," kata Maryono.
 
(ADM)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif