Ilustrasi penjualan mobil. FOTO: dok MI/Ramdani.
Ilustrasi penjualan mobil. FOTO: dok MI/Ramdani.

Pelonggaran DP Tak Picu Kenaikan Kredit Bermasalah

Ekonomi Kredit Kendaraan Pelonggaran DP
Eko Nordiansyah • 20 September 2019 14:52
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut pelonggaran kebijakan uang muka atau down payment (DP) tidak akan memicu kenaikan kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL). Bank akan menjamin sisi kehati-hatiannya.
 
"Ya tentu nanti akan diperiksa lagi sama perbankan pada waktu (mengajukan) aplikasi meminjam," kata Darmin, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 20 September 2019.
 
Dirinya menambahkan selama persyaratan uang muka masih ada, maka perbankan tetap akan hati-hati dalam menyalurkan kredit. Meskipun risiko kredit macet tetap ada, namun bank memiliki sistem guna mencegah hal tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kecuali kalau dibilang tidak ada down payment lagi, nah itu you boleh tanya, ini jadi NPL apa tidak ya? Jadi selama prudensialnya masih berjalan, tidak usah terlalu khawatir," jelas dia.
 
Mantan Gubernur BI ini meyakini kebijakan pelonggaran uang muka akan mendorong kemampuan masyarakat untuk mengajukan pinjaman. Dengan demikian, pertumbuhan kredit juga akan bisa terdorong.
 
"Bank kan cek dulu sebelum dia berikan, ini memangnya dulu seperti di Amerika yang KPR abal-abal? Kan diperiksa. Itu untuk meningkatkan affordability, kemampuan masyarakat untuk meminjam," ungkapnya.
 
BI sebelumnya menurunkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) bagi perumahan dan kendaraan bermotor. Penurunan uang muka sebesar lima persen, sedangkan kendaraan bermotor turun antara lima persen sampai 10 persen.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif