Presiden Joko Widodo (MI/PANCA SYURKANI)
Presiden Joko Widodo (MI/PANCA SYURKANI)

Jokowi Dijadwalkan Resmikan Halal Park di GBK

Ekonomi ekonomi indonesia ekonomi syariah Industri Halal
Husen Miftahudin • 16 April 2019 08:32
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meresmikan kawasan Halal Park di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Rencananya, Presiden meresmikan Halal Park di kawasan GBK‎ pada Selasa, 16 April 2019, pukul 11.00 WIB.
 
Selain Jokowi, akan hadir pula Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana, CEO HijUp Diajeng Lesari, serta desainer fesyen muslim Vivi Zubedi.
 
Halal Park merupakan upaya Jokowi untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Tujuannya agar industri halal khususnya sektor pariwisata di Indonesia terus berkembang. Apalagi Indonesia merupakan 'raja' destinasi wisata halal dunia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan Indeks Wisata Halal Dunia atau Global Muslim Travel Index (GMTI) oleh Mastercard-Crescent Rating pada 2019, Indonesia bersama dengan Malaysia menduduki peringkat pertama.
 
CEO Crescent Rating dan Halal Trip Fazal Bahardeen dalam report Mastercard-Crescent Rating GMTI 2019 menyebutkan bahwa Indonesia berhasil menduduki posisi teratas lewat upaya Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam berinvestasi di industri pariwisata dan perjalanan, serta pengembangan infrastruktur ramah wisatawan muslim.
 
"Di mana sebelumnya berada di peringkat kedua, tahun ini Indonesia menduduki posisi pertama dalam GMTI 2019 bersama dengan Malaysia dengan skor 78," ungkap Fazal Bahardeen, Selasa, 9 April 2019.
 
Laporan ini mencakup 130 destinasi secara global baik negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) maupun negara non-Organisasi Kerja Sama Islam (Non-OKI). Negara OKI lainnya seperti Turki, Arab Saudi, Maroko, Oman, dan Brunei Darussalam tetap populer di kalangan wisatawan muslim.
 
Menurut dia, destinasi itu dapat terus merasakan manfaat dari lingkungan ramah muslim mereka yang inheren dengan memanfaatkan berbagai teknologi baru guna membangun layanan yang secara strategis dapat menjangkau anak muda dan wisatawan muslim milenial secara lebih baik.
 
Laporan GMTI 2019 juga memaparkan, tahun ini Singapura terus mempertahankan posisinya sebagai destinasi wisata halal ramah muslim teratas di kalangan negara-negara non-OKI diikuti Thailand, Inggris, Jepang, dan Taiwan.
 
Pasar wisata halal merupakan salah satu sektor pariwisata dengan tingkat pertumbuhan tercepat di seluruh dunia. Pada 2026, kontribusi sektor pariwisata halal diperkirakan melonjak sebesar 35 persen menjadi USD300 miliar terhadap perekonomian global, meningkat dari USD220 miliar di 2020.
 
Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan saat ini pemerintah sedang membangun dan membina 10 destinasi wisata halal menggunakan standar GMTI.
 
Ke-10 destinasi wisata halal Indonesia tersebut di antaranya adalah Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur (Malang Raya), Lombok, dan Sulawesi Selatan (Makassar dan sekitarnya).
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif