Panasonic. ANTARA FOTO/HO-mes.
Panasonic. ANTARA FOTO/HO-mes.

'Mantan' Buruh Panasonic & Toshiba Bisa Dialihkan ke Jateng

Arif Wicaksono • 04 Februari 2016 15:09
medcom.id, Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani akan melakukan channeling tenaga kerja kedua perusahaan yakni Toshiba dan Panasonic jika memang terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). BKPM akan menghubungkan mereka dengan investor yang sedang melakukan konstruksi dan membutuhkan tenaga kerja. 
 
"Seperti investor elektronik dari Tiongkok yang sedang konstruksi di Tangerang dan rencana menyerap 1.500 tenaga kerja. Atau investor sektor tekstil di Jawa Tengah yang saat ini sedang kesulitan mencari tenaga kerja," imbuhnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (4/2/2016).
 
Franky menambahkan hal ini sebagai komitmen BKPM untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia. BKPM selain mendorong datangnya investasi baru masuk juga menjaga perusahaan agar dapat berkembang dan memperluas usahanya di Indonesia.

Dari catatan BKPM, komitmen investasi di sektor elektronik yang ditandai dengan diterbitkannya izin prinsip, tercatat untuk periode Januari 2016 ini mencapai Rp530 milar atau tumbuh 85 persen dari periode yang sama bulan lalu sebesar Rp286 miliar.
 
Sebelumnya, media massa banyak memberitakan penutupan Toshiba dan Panasonic dan diperkirakan akan berdampak pada PHK 2.500 karyawan. Sementara dari informasi awal yang masuk kepada BKPM, kedua perusahaan tidak tutup melainkan melakukan restrukturasi terkait akuisi prinsipal mereka di Jepang serta dileburnya divisi salah satu anak perusahaan yang ada.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan