Ilustrasi (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

IHLC Ungkap 10 Potensi Bisnis Halal di Indonesia

Ekonomi sertifikasi halal produk halal Sertifikat Halal
Angga Bratadharma • 08 Mei 2018 10:33
Jakarta: Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) mencatat saat ini terdapat 10 potensi bisnis halal yang semakin berkembang di Indonesia. Adapun 10 potensi tersebut yaitu sektor makanan, pendidikan, fesyen, kosmetik, farmasi, media dan rekreasi, travel, seni budaya, perawatan kesehatan, hingga industri keuangan syariah.
 
Menurut Chairman IHLC Sapta Nirwandar, pada 2016, muslim Indonesia membelanjakan USD170 miliar untuk makanan dan minuman, USD57 miliar belanja kosmetik, USD254 miliar untuk belanja pakaian, USD168 miliar untuk pariwisata, dan aset lembaga keuangan mencapai USD2.202 miliar.
 
Dengan capaian itu tak heran Indonesia menempati urutan 11 pada Indikator Global Ekonomi Islam (GIEI-2017). Meski demikian, kata Sapta Nirwandar, Indonesia baru sebatas pasar dan belum menjadi pelaku. Padahal, Indonesia sebenarnya sangat mampu untuk memproduksi produk-produk halal yang dapat dikonsumsi di dalam negeri maupun diekspor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Industri halal global malah dirajai oleh sejumlah negara yang bukan negara dengan persentase penduduk muslim yang besar. Industri makanan halal global, misalnya, dirajai oleh Thailand yang hanya memiliki persentase penduduk muslim lima persen," kata Sapta, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 8 Mei 2018.
 
IHLC bekerja sama dengan Dinar Standard dan Thomson Reuters melakukan riset tentang industri halal di Indonesia dan multiplier effects yang dihasilkannya. Hasil riset tersebut akan diterbitkan menjadi sebuah laporan bertajuk 'Indonesia Islamic Economy Report 2018'.
 
IHLC mengharapkan dukungan penuh pemerintah dalam hal mengembangkan industri halal di Indonesia. Hal itu penting agar industri ini makin bekembang secara terarah dan konsisten serta IHLC juga tengah membuat semacam peta jalan industri halal. Peta jalan sangat diperlukan sebagai wujud keseriusan untuk mewujudkan Indonesia sebagai pemain pasar halal dunia.
 
"Adanya peta jalan industri halal diharapkan membuat tujuan dan rencana perkembangan industri halal di Indonesia semakin lebih terarah. Pemerintah harus melakukan langkah cepat dalam membuat peta jalan industri halal," pungkas Sapta Nirwandar.
 
 
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif