Direktur Utama PT Semen Indonesia Rizkan Chandra menyebutkan, sinergi yang dilaksanakan kedua pihak yaitu penyusunan skema pelaksanaan kerja sama, melakukan intervensi terhadap berbagai potensi yang dimiliki masing-masing perusahaan.
"Kita juga akan melakukan kajian atau evaluasi atas kerja sama dalam bentuk studi kelayakan yang meliputi aspek financial, teknis, komersial dan aspek lain," terang Rizkan, ditemui dalam acara press conference 'Penandatanganan MoU antara Semen Indonesia dengan Pelindo 1' di kantor pusat Semen Indonesia, Jakarta, Kamis (30/6/2016).
Ditempat yang sama, Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana menyebutkan, kerja sama ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan. Perseroan juga sedang menjalankan berbagai pembangunan, dan nantinya pasokan semen diisi oleh Semen Indonesia.
"Bayangkan saja berapa ribu ton itu untuk semua proyek Pelindo I. Saya komit akan gunakan produk semen Indonesia," tegas Bambang.
Bangun Pelabuhan Distribusi Semen
Rizkan menuturkan, perseroan juga berencana membangun pelabuhan distribusi semen. Dalam merealisasikan langkah tersebut, kedua perusahaan nanti akan membentuk perusahaan patungan.
"Pelabuhan distribusi itu akan dapat menghemat biaya distribusi perseroan. Komponen distribusi cukup signifikan sehingga dengan kerja sama ini kami harap menghemat biaya distribusi sebesar 5-10 persen," tutur Rizkan.
Pelabuhan distribusi semen, sambung Rizkan, akan berlokasi di Kuala Tanjung, Riau. Pada pengembangannya akan dibangun packing plant dan grading.
"Dengan demikian bakal menghemat biaya pendistribusian semen ke Sumatera khusus Medan yang menjadi pasar utama kami. Besaran investasi belum bisa disebutkan, karena akan ada studi kelayakan. Kami ini BUMN bisa jadi 50:50," pungkas Rizkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News