Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

Penyaluran KUR Ketahanan Pangan Ditargetkan Rp28 Triliun di 2019

Ekonomi kur ketahanan pangan
Husen Miftahudin • 28 Februari 2019 07:23
Tasikmalaya: Pemerintah terus meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor produksi. Tahun ini, target minimum penyaluran KUR sektor produksi menjadi 60 persen, meningkat dari tahun lalu yang hanya 50 persen.
 
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan peningkatan penyaluran KUR sektor produksi dilakukan dengan mendorong pembiayaan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pertanian dan peternakan. Langkah ini merupakan program KUR Ketahanan Pangan.
 
"Tahun ini target pembiayaan untuk KUR Ketahanan Pangan sebesar Rp28 triliun. Diperkirakan KUR itu tersalurkan kepada sebanyak 1,2 juta petani dan peternak," ungkap Iskandar di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 27 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di tahun lalu, sambungnya, realisasi penyaluran KUR Ketahanan Pangan sebanyak Rp25,3 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan oleh berbagai perbankan kepada 1,1 juta petani dan peternak seluruh Indonesia.
 
"KUR pertanian sebesar Rp19,7 triliun dengan total petani yang menerima KUR sebanyak 905 ribu. Sedangkan untuk KUR peternakan yang menerima sebanyak 240 ribu dengan nilai Rp5,6 triliun," jelas dia.
 
Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menambahkan realisasi penyaluran KUR Ketahanan Pangan sejak Agustus 2015 sampai dengan 31 Desember 2018 sebanyak Rp66,8 triliun. Adapun jumlah debitur yang menerima pembiayaan tersebut sebanyak 3,4 juta petani dan peternak.
 
"Secara nasional, per Januari 2019, KUR Ketahanan Pangan telah disalurkan sebanyak Rp2,1 triliun kepada 95.212 debitur," ujar Darmin.
 
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian per Januari 2019 (1-31 Januari), penyaluran KUR tercatat sebanyak Rp9,6 triliun. Realisasi tersebut merupakan tujuh persen dari penyaluran KUR yang ditargetkan pemerintah untuk 2019 sebanyak Rp140 triliun.
 
Dari angka tersebut, rasio kredit macet yang tercatat masih nol persen dengan outstanding sebesar Rp10 triliun. Adapun total debitur per Januari 2019 sebanyak 353.907 pelaku UMKM.
 
Jika dilihat dari sektor ekonomi, penyaluran KUR untuk sektor produksi per Januari 2019 tercatat sebesar 40,20 persen. Sedangkan untuk sektor non produksi sebanyak 59,80 persen.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif