Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/M Rizal)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/M Rizal)

Meningkatkan Inklusi Keuangan via Aplikasi Pembiayaan

Ekonomi multifinance fintech
Ade Hapsari Lestarini • 29 April 2019 07:24
Jakarta:Menjamurnya perusahaan pembiayaan (multifinance) dan peer to peer (P2P) lending bak pedang bermata dua. Di satu sisi memberi solusi pinjaman yang mudah dan cepat, namun di sisi lain bunga yang dipatok cukup tinggi bisa mencapai 40-50 persen per bulannya.
 
Bunga tinggi ini karena konsumen perusahaan pembiayaan dan P2P lending adalah masyarakat yang tidak memiliki riwayat pinjaman, sehingga perusahaan harus mengenakan bunga tinggi untuk menutupi risiko gagal bayar.
 
Bank Dunia pada 2014 sempat mencatat bahwa tingkat inklusi keuangan di Indonesia masih rendah. Hasil survei menunjukkan inklusi keuangan di Tanah Air hanya 36 persen. Ini berarti dari 1.000 penduduk Indonesia, hanya 360 di antaranya yang memiliki rekening di lembaga keuangan formal (perbankan).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rendahnya tingkat inklusi keuangan ini akibat dari kurang pahamnya masyarakat akan dampak positif dari menabung di bank. Selain itu, masyarakat khususnya kelas bawah, enggan berurusan dengan birokrasi perbankan yang mereka nilai rumit. Sejalan dengan itu, bermunculanlah perusahaan pembiayaan dan P2P lending yang membantu masyarakat dalam hal pinjaman (kredit). Baik itu dalam bentuk uang tunai, maupun cicilan pembayaran suatu produk.
 
Menyadari masalah tersebut, salah satu perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang teknologi, mencoba memberikan solusi. Pluto memiliki visi untuk memberi reward bagi masyarakat yang memiliki sikap positif terhadap finansialnya, seperti tepat waktu dalam membayar cicilan maupun pinjaman. Serta membantu mereka agar mengurangi dari bunga dan biaya pinjaman lainnya.
 
"Pluto adalah aplikasi mobile lifestyle yang menempatkan diri di antara konsumen dan institusi finansial. Kami mengatasi masalah utama keuangan saat ini dengan produk lifestyle simple dan solusi terotomatisasi untuk membantu pengguna mewujudkan impian mereka," ujar Co-Founder Pluto Marc Uthay, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Marc optimistis jika Pluto menjadi solusi kredit macet karena masyarakat memperoleh keuntungan lain setiap melunasi cicilan. Sementara bagi perusahaan tak perlu lagi menetapkan bunga tinggi karena ada kepastikan bayar dari peminjam.
 
"Dengan menghimpun konsumen yang memiliki perilaku positif terhadap keuangannya, Pluto bertujuan untuk mengurangi bunga tinggi yang dikenakan saat ini pada masyarakat. Artinya, semakin banyak pengguna yang menggunakan Pluto, makin cepat pula masyarakat bisa terbantu," jelas dia.
 
Selain ituPluto juga memiliki visi untuk meningkatkan pendapatan konsumen dengan terus menggunakan aplikasinya. Serta mulai menyadari pentingnya investasi bagi kehidupan dengan memberikan mereka pengetahuan yang penting tentang manajemen keuangan.
 
"Jenis pembayaran cicilan saat ini yang dapat menerima cashback reward dan poin dari Pluto adalah cicilan motor, handphone, televisi, elektronik rumah tangga, furnitur, hingga pinjaman online," pungkasnya.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif