Bandara Kalimarau Siapkan Transportasi Pendukung bagi Wisatawan. Foto: Istimewa
Bandara Kalimarau Siapkan Transportasi Pendukung bagi Wisatawan. Foto: Istimewa

Bandara Kalimarau Siapkan Transportasi Pendukung bagi Wisatawan

Ekonomi pariwisata
Ade Hapsari Lestarini • 24 Januari 2020 20:50
Jakarta: Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau menyiapkan sarana transportasi pendukung bagi wisatawan dari dan ke bandara. Pasalnya, bandara Kalimarau sebagai pintu masuk utama untuk menikmati keindahan destinasi wisata di Kabupaten Berau, khususnya menjelang libur Imlek.
 
Kepala UPBU Kalimarau Bambang Hartoto mengatakan sejak 2018 lalu, status bandaranya yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak hanya UPBU Kelas I, tapi bertambah menjadi Badan Layanan Umum (BLU).
 
"Untuk mendukung sektor pariwisata, Kalimarau sebagai pintu gerbang utama pariwisata di Berau terus berbenah dalam menyambut wisatawan. Seperti memberikan transportasi pendukung bagi para penumpang di Bandara Kalimarau yang ingin ke destinasi wisata ataupun sebaliknya," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 24 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kabupaten Berau menjadi daerah dengan destinasi Wisata terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur. Nyaris semua tempat Wisata di Berau menjadi unggulan bagi Provinsi Kaltim, terutama Wisata bahari. Kabupaten Berau memiliki tempat-tempat eksotis nan cantik untuk tujuan Wisata. Sebut saja Pulau Maratua, Derawan, Kakaban, Pulau Kaniungan, Labuan Cermin di Biduk-biduk, Pulau Nabucco, hingga Wisata budaya Keraton Kesultanan Sambaliung.
 
Bambang mengatakan bahwa untuk memberikan dukungan kelancaran perjalanan wistawan keluar dari bandara menuju kota atau destinasi wisata yang dituju, saat ini tidak hanya dengan taksi bandara saja namun ada mini bus jenis hi-ace, bus 3/4 dengan pendingin ruangan dengan harga terjangkau.
 
"Selain itu, saat ini angkutan online telah ada di Berau sehingga menggunakan untum menuju pusat kota. Bahkan saat ini pihak Bandara Kalimarau tengah membuat sebuah di sistem aplikasi yang nanti dapat dilayani oleh taksi konvensional. Diharapkan tahun depan dapat berjalan dengan operator Gojek," jelas dia.
 
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Berau Abdurrahman mengatakan selama ini koordinasi yang terjalin antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Bandara Kalimarau dan Kabupaten Berau melalui Dinas Perhubungan sudah terjalin dengan baik. Kedua belah pihak saling dukung dan bersinergi untuk memperlancar proses perjalanan penumpang dari dan ke bandara.
 
"Terkait transportasi pendukung keluar dari Bandara juga sudah cukup memadai dan bagus karena sudah ada taksi bandara yang dikelola oleh pihak Bandara Kalimarau," ujarnya.
 
Abdurrahman juga mengatakan saat ini angkutan dari bandara bagi penumpang yang ingin ke kota juga bisa menggunakan angkutan berbasis online. Melihat situasi yang ada, jika nanti minat masyarakat sudah tinggi dimana penumpang pesawat sudah banyak akan dicarikan solusinya dengan membuka angkutan umum dari mungkin bus atau lainnya dengan trayek khusus.
 
Peningkatan Fasilitas
 
Abdurrahman mengatakan tidak dipungkiri Bandara Kalimarau yang berada di Kabupaten Berau sudah cukup bagus dengan fasilitas yang cukup memadai, ditambah dengan jadwal penerbangan yang sudah cukup bisa dipilih oleh para pengguna jasa penerbangan.
 
"Kami juga berharap agar kedepannya terjadi peningkatan fasilitas di Bandara Kalimarau ini. Seperti landasan pacu diperpanjang dan diperlebar sehingga pesawat berbadan lebar dapat mendarat ditambah dengan jadwal penerbangan, sebab saat ini calon penumpang sudah cukup banyak dan ada yang kesulitan dalam mendapatkan tiket. Terlebih lagi menjelang weekend dan hari libur," katanya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif