Ilustrasi -- MI/IMMANUEL ANTONIUS
Ilustrasi -- MI/IMMANUEL ANTONIUS

Tahun Pertama Jalankan Laku Pandai, BCA Rogoh Rp10,6 Miliar

Suci Sedya Utami • 26 Maret 2015 19:24
medcom.id, Jakarta: PT Bank Central Tbk Asia (BBCA) menjadi salah satu bank yang mengaplikasikan program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang disasarkan pada masyarakat di daerah terpencil.
 
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, membeberkan untuk tahun pertama mengaplikasikan program Laku Pandai, korporasi harus merogoh kas sebesar Rp10,6 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membuat kartu dan mendidik agen-agen yang nantinya menjadi trainer yang mengedukasi masyarakat untuk mengatur keuangan mereka dengan cara menabung.
 
"Kalau untuk tahun-tahun berikutnya kita harus spend (belanja modal) lebih lagi untuk agen yang nantinya mendidik masyarakat. Kan konsep kita bukan hanya jualan produk, tapi juga bagaimana mengedukasi. Nah itu yang mahal," kata Tjahja, saat ditemui dalam peluncuran program Laku Pandai, di Kantor OJK, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2015).

Tjahja menyebut, untuk tahun ini BCA memerlukan sedikitnya 3.000 agen, di mana nantinya pasti akan berkembang. Sementara untuk target nasabah program Laku Pandai, perseroan menargetkan ada 19 juta hingga 20 juta yang bisa dijamah, di mana setiap agen nantinya dapat menangani sekitar 200 nasabah.
 
Lebih lanjut, pihaknya harus meng-hire masyarakat setempat dan tidak bisa dilakukan dalam satu waktu saja. Masyarakat tentunya harus terus menerus diberikan pemahaman tentang arti pentingnya menabung.
 
"Ini rutin, enggak bisa sekali datang mengerti. Harus berapa kali," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan