medcom.id, Jakarta: Panja A Badan Anggaran DPR RI tak menyetujui usulan pemerintah yang memberikan penyertaan modal negara (PMN) pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp5,6 triliun.
"Banggar menolak PMN untuk Bank Mandiri menjadi Rp0," kata Wakil Ketua Banggar dari Fraksi PDIP, Said Abdullah, usai Rapat Kerja PMN di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2015).
Said mengungkapkan alasan pemerintah yakni Kementerian BUMN untuk memberikan tambahan modal pada bank pelat merah tersebut tak sesuai dengan visi misi presiden.
"Kalau Bank Mandiri sekarang berada pada ranking 9 di ASEAN, kemudian disuntik menjadi ranking 7, itu argumentasinya melenceng dari program nawacita," terang dia.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menjelaskan suntikan permodalan dengan mekanisme PMN pada Mandiri sebesar Rp5,6 triliun dalam rangka menjadikan bank tersebut sebagai bank terbesar yang mewakilkan Indonesia di ranah ASEAN dalam menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan dimulai di akhir 2015.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan