"Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan selalu mendukung jika semua landasan di daerah kita ini diperluas dan di perpanjang demi meningkatkan jalur penerbangan," jelas Ricard, seperti dikutip dari Antara, di Kupang, Kamis (7/1/2016).
Namun, menurutnya, masih banyak daerah yang masyarakatnya belum mau memberikan lahannya agar pelebaran dan perpanjangan bandara itu dilakukan. Padahal, lanjutnya, manfaat perluasan bandara itu ke depannya sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
"Kita selalu berharap agar semua bandara di NTT ini khususnya di daerah-daerah luasnya bisa mencapai 250-1.500 meter, sehingga minimal pesawat besar seperti Hercules bisa mendarat. Pelebaran serta perpanjangan bandara itu juga bermanfaat jika terjadi bencana yang memerlukan bantuan sembako dalam jumlah yang banyak," tuturnya.
Ia menjelaskan dari 15 bandara yang ada di wilayah NTT, 14 di antaranya sedang dipertebal landasannya serta diperlebar, namun sayangnya pelebarannya tidak seperti yang diharapkan karena masih kurang dari 250 meter.
"Diharapkan agar pemerintah daerah setempat bisa membantu menyelesaikan masalah tersebut sebab kabupaten akan maju jika memiliki bandar udara yang dapat membantu meningkatkan perekonomian daerah tersebut," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News