Dia mengakui kekuatan ekonomi India bisa menjadi peluang yang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai perdagangan dari posisi yang ada saat ini.
"Ekonomi mereka sedang tinggi. Jadi kami berikan perhatian khusus dengan India," ucap Lembong, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (4/1/2016).
Langkah perjalinan kerja sama dengan India, Lembong sudah mendapat dukungan dari orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi pun memberi penekanan agar menjalin hubungan perdagangan di farmasi.
"Bidang farmasi mereka unggul, utamanya di obat-obatan generik," tutur dia.
Selain sektor farmasi, sambung Lembong, pemerintah pun punya rencana untuk menjalin di sektor pangan, khususnya beras. India merupakan salah satu eksportir beras terbesar dengan nilai ekspor USD3-5 miliar per tahunnya.
"Upaya diversifikasi sumber impor. Kami bakal kejar India dan Pakistan. Itu yang akan kami kejar," tutup Lembong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News