"Tentu pemerintah harus koreksi diri juga tapi juga dari asosiasi serikat pekerja gak boleh semaunya," ujar Luhut di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Senin malam, 25 Juni 2018.
Menurutnya tidak ada poin paling berat yang harus diakomodir oleh maskapai pelat merah itu lantaran gaji pilot Garuda terbilang sangat besar dengan kisaran Rp75 juta sampai Rp150 juta per bulan. Persoalan yang menjadi polemik saat ini, kata Luhut terletak pada efesiensi dan keamanan.
"Kan selalu masalah itu mengenai gaji. nah gaji pilot kita kan bagus," imbuh dia.
Luhut pun menargetkan satuan tugas (satgas) yang dibentuk agar dapat menengahi konflik itu hingga akhir Juli mendatang. Satuan ini terdiri dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Kantor Staf Presiden (KSP) dengan dipimpin Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Purbaya Yudhi.
"Jadi sudah kita sebutkan saya beri waktu lagi untuk teknis negosiasikan antara sekarang ke Jumat. Dan kalau bisa selesai akhir Juli," tegas mantan Menkopolhukam ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News