Terapkan Sistem Lelang, Grab dan GoJek Punya Pesaing Baru
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Transportasi daring yang didominasi dua nama besar yakni Grab dan Go-Jek, kedatangan pemain baru. Aplikasi transportasi daring, Anterin, menyediakan alternatif lain bagi masyarakat, baik sebagai driver maupun masyarakat yang hendak menggunakan jasa transportasi.

Chief Executive Officer Anterin, Imron Hamzah menyampaikan aplikasi ini diciptakan dengan sebuah konsep baru dengan hadir sebagai market place tanpa mencampuri urusan tarif. Aplikasi yang telah beroperasi sejak tahun lalu ini menerapkan sistem lelang.

"Ini merupakan konsep baru yang membutuhkan learning prove buat pengemudi dan pengguna yang saat ini terbiasa menunggu order," kata Imron dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 18 Agustus 2018.

Melalui sistem lelang yang diterapkan, Anterin menjaga transparansi harga antara pengemudi dan pengguna dengan harapan tidak ada yang dirugikan dari hal itu karena tarif ditentukan berdasarkan mekanisme pasar.

"Driver bebas menentukan harga per kilometer, sementara pengguna bebas memilih driver berdasarkan harga yang dimasukkan si driver, jenis kelamin, maupun armada yang digunakan," ungkapnya.

Anterin pun bekerja sama dengan TVS Motor untuk inovasi terbaru mereka yakni menyediakan armada bagi anggota mereka yang bergaung. Pengemudi akan mendapatkan subsidi DP motor TVS dengan syarat yang sama dengan pengajuan kredit motor namun dengan cicilan yang rendah.

"Ini kita sewakan kepada mereka selama tiga tahun kalau selesai nanti motornya bisa buat mereka, perjanjiannya nanti sewa-beli mereka menyewa bayar Rp20 ribu per hari setelah tiga tahun itu punya dia jadi kalau kita bandingkan dengan komisi dia nanti, lebih worth it. Kalau sekarang pendapatan Rp200 ribu bisa bayar komisi 20 persen Rp40 ribu kan? Sekarang kami bebaskan mendapatkan langganan dan kami tidak threat sebagai transaksi fiktif. Jadi enggak ada alasan driver itu enggak dapat langganan," jelasnya.

Selain bekerja sama dengan TVS Motor, Anterin juga menggandeng perusahaan teknologi 'HERE' untuk memperbaiki fitur peta wilayah yang mereka gunakan untuk memudahkan penggunaan aplikasi baik itu oleh 200 ribu pengemudi yang tergabung di Anterin maupun untuk warga yang menggunakan aplikasi tersebut.

Presiden Direktur TVS Motor Company Indonesia V Thiyagarajan menyambut calon rekan bisnis yakni pengemudi yang selama ini ingin memperoleh kemandirian ekonomi namun terkendala dengan modal awal.

Anterin merupakan aplikasi jasa transportasi dan pengantaran penumpang motor, mobil, pengiriman barang yang memberikan kebebasan pilihan kepada penggunanya. Saat ini Anterin memiliki lebih dari 200 ribu pengemudi yang bertumbuh secara organik, khususnya yang berbasis di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id