Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Emas Antam Dibanderol Rp670 Ribu/Gram

Angga Bratadharma • 29 Januari 2019 10:01
Jakarta: Gerak harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa tercatat tertekan sebesar Rp3.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp673 ribu per gram. Hari ini harga emas Antam berada di posisi Rp670 ribu per gram, sedangkan harga emas dunia tembus level USD1.300 per ons.
 
Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Senin, 29 Januari 2019, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp6,25 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp15,46 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp30,80 juta.
 
Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp61,49 juta. Pembelian emas dengan ukuran 250 gram harganya sebesar Rp153,3 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 500 gram, harganya Rp306,37 juta. Sementara itu, pembelian emas dengan ukuran 1.000 gram, harganya Rp612,6 juta.

Adapun sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
 
Setiap produk emas batangan Antam LM telah mendapatkan Sertifkat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).
 
Pembelian mengacu pada harga jual Butik Emas LM, lokasi pengambilan atau pengiriman. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA). Stok dapat berubah sewaktu-waktu, dengan masa validasi VA 45 menit setelah dilakukan order pembelian. Produk emas batangan dapat diambil di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan.
 
Sementara itu, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berhasil menembus angka psikologis USD1.300 per ons pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), posisi tertinggi dalam tujuh bulan terakhir, karena pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) turun tajam.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan