Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Tunggu Regulator, Lion Air Bisa Turunkan Tarif Tiket

Ekonomi lion air kementerian perhubungan Tarif Tiket Pesawat
Suci Sedya Utami • 23 April 2019 12:28
Jakarta: Lion Air Group tidak menutup kemungkinan untuk kembali menurunkan tarif tiket pesawat. Lion Air siap melaksanakan aturan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
 
Corporate Communication Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk kepentingan bersama. Lion Air pun kini masih menunggu instruksi lanjutan yang dikeluarkan otoritas.
 
"Lion Air Group akan menjalankan/melaksanakan aturan dan kebijakan dari regulator dalam hal ini Kementerian Perhubungan untuk keuntungan bersama serta kepentingan semua pihak," kata Danang pada Medcom.id, Selasa, 23 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Danang mengatakan Lion Air Group siap melaksanakan aturan pemerintah dalam rangka menggairahkan dan meningkatkan tren traveling,serta meraimaikan industri penerbangan.
 
Dia menuturkan selama ini pun Lion Air telah menurunkan tarif tiket pesawat sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemenhub mengenai tarif batas atas dan bawah.
 
"Lion Air Group sudah melakukan penurunan harga jual. Harga jual berbeda-beda karena antarrute bervariasi. Harga jual tiket pesawat udara yang dijual Lion Air masih sesuai aturan (di bawah koridor tarif batas atas)," jelas dia.
 
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sebelumnya mengaku akan mengumpulkan maskapai-maskapai untuk kembali membahas masalah tarif pesawat. Hal ini dilakukan agar harga tiket pesawat bisa dinikmati masyarakat dengan harga terjangkau terutama menjelang Lebaran.
 
"Minggu ini akan saya undang maskapai satu-satu untuk bahas bagaimana tarif agar terjangkau," ujar Budi.
 
Budi memperkirakan moda transportasi udara akan menjadi salah satu pilihan pemudik untuk ke kampung halamannya, apalagi yang kampung halamannya di luar Pulau Jawa. "(Angkutan) udara masih akan jadi primadona walaupun mungkin akan bergeser, karena tingginya tarif," tutur Budi.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif