Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Bersaing di Ritel Modern, Bulog Diminta Jaga Kualitas Beras

Ekonomi beras stok beras bulog
Antara • 14 November 2019 14:06
Jakarta: Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania menyatakan rencana Bulog yang ingin memasuki jalur distribusi ritel modern perlu diapresiasi sebagai sebuah inovasi. Akan tetapi, ada catatan yakni kualitas beras yang ada perlu dijaga.
 
"Melalui jalur distribusi ini, Bulog berkesempatan untuk memperluas pasarnya dan menjangkau konsumen yang lebih beragam. Namun Bulog harus menjaga kualitas berasnya agar mampu bersaing dengan beragam produk beras dari perusahaan swasta," kata Galuh Octania, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis, 14 November 2019.
 
Galuh memaparkan rencana ini diwacanakan untuk mengatasi masalah menumpuknya beras di gudang Bulog, antara lain karena beralihnya sistem bantuan pangan dari Rastra ke Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Akibatnya, tugas Bulog dalam penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini hanya terbatas melalui BPNT, operasi pasar, dan bantuan kemanusiaan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bekerja sama dengan pasar ritel, beras yang menumpuk dapat dialokasikan ke operasi pasar, demi menghindari turunnya kualitas beras karena disimpan terlalu lama. Berdasarkan data dari Bulog, realisasi operasi pasar yang dilakukan Bulog sepanjang 2019 masih berada di level 437.170 ton dan masih jauh dari target 1,48 juta ton," jelas Galuh.
 
Galuh menambahkan ritel yang menjadi pasar baru distribusi beras Bulog memiliki target konsumen yang merata mulai dari kelas bawah, menengah, hingga atas. Ini dapat memberikan keuntungan bagi Bulog, jika BUMN pimpinan Budi Waseso ini dapat menyalurkan beras dengan kualitas baik.
 
Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey menilai bahwa produk beras medium Bulog memiliki kualitas premium.
 
"Beras medium Bulog juga layak sebenarnya untuk dikonsumsi oleh konsumen di kelas menengah ke atas yang selama ini berbelanja beras di ritel modern. Selama ini, hanya beras premium yang dijual di ritel modern," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif