Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Medcom.id/Marcheila Ariesta)
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Medcom.id/Marcheila Ariesta)

Mendorong Ekspor Produk Syariah

Ekonomi ekonomi syariah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS)
Ilham wibowo • 03 Januari 2019 12:50
Jakarta: Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memastikan pemerintah serius mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Seluruh pemangku kepentingan di Tanah Air bakal dilibatkan.
 
Implementasi masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) kini menjadi tugas utama Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Menurut Bambang, pengembangan keuangan dan ekonomi syariah dalam rangka mendukung pembangunan ini juga akan menyasar sektor riil.
 
"Kita ingin nanti salah satunya yaitu dalam rangka mengurangi current acount defisit (CAD), kita juga ingin makin banyak ekspor yang berasal dari syariah," ucap Bambang di Ruang Rapat Benny S Mulyana, Gedung Widjojo Nitisastro, Jakarta, Kamis, 3 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indonesia punya potensi besar untuk mengembangkan keuangan syariah dan menjadi pemain kunci dalam ekonomi syariah global. Pembentukan KNKS yang dipimpin langsung oleh Presiden RI dan Wakil Presiden RI itu pun menunjukkan keseriusan pemerintah pada sektor ini.
 
"Kalau kita sekarang net importir, kan akan memperberat CAD, jadi ada baiknya kita balik itu menjadi net eksportir," ungkap mantan Menteri Keuangan RI ini.
 
Lintas kementerian yang terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah bakal difokuskan dalam arus perekonomian baru. Langkah strategis pun disiapkan untuk peningkatan produksi produk ekspor.
 
"Tentunya yang pertama, kita dalam studi itu yang mana yang akan dijadikan unggulan. Bagaimana pun kalau kita ingin bersaing di pasar global harus jelas produk unggulannya apa," ujarnya.
 
Sektor industri makanan dan minuman Indonesia saat ini dianggap sebagai manufaktur terkuat pada pertumbuhan ekonomi nasional. Pengelolaannya, bakal diubah guna mengambil peluang pertumbuhan pasar keuangan syariah saat ini dan masa mendatang.
 
"Ini tinggal diperkuat dengan sertifikasai halal, sehingga menjadi produk makanan halal. Yang penting diterima di seluruh dunia sertifikasinya sehingga ini bisa memperkuat pasar ekspor," pungkas Bambang.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif