Pelabuhan Merak. Dok;MI.
Pelabuhan Merak. Dok;MI.

Pemudik Via ASDP Merak Diprediksi Meningkat 10%

Ekonomi pelabuhan merak
Husen Miftahudin • 08 April 2019 23:05
Cilegon: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi jumlah pemudik yang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni mengalami lonjakan sekitar 10 persen pada arus mudik Lebaran tahun ini. Lonjakan terjadi akibat beroperasinya jalan Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera untuk wilayah bagian selatan.
 
"Efek dari beroperasinya Trans Jawa dan Trans Sumatera Bagian Selatan, kami menduga, ada minat yang akan tinggi di antara penumpang pemudik. Kami menduga lonjakan penumpang terjadi kenaikan 10 persen di tahun ini," kata Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin, 8 April 2019.
 
Ramalan Ira terhadap lonjakan pemudik Lebaran tahun ini berkaca pada meningkatnya jumlah penumpang kapal via ASDP Merak saat libur Natal dan Tahun Baru 2019. Dia mengatakan jumlah penumpang yang menyeberang ke Bakauheni meningkat sebanyak 49,7 persen secara tahun ke tahun alias year on year (yoy).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tanggal 21 Desember (2018) itu yoy-nya naik 49,7 persen, itu tinggi sekali. Kemudian besoknya, 22 Desember 2018, jumlah penumpang juga masih terjadi kenaikan sebanyak 27 persen," beber dia.
 
Kondisi peningkatan jumlah pemudik itu membuat ASDP bakal menyiapkan sejumlah strategi demi meminimalisasi penumpukan penumpang. Pertama, memastikan kesiapan armada dengan menerjunkan 68 kapal di lintasan reguler dan empat kapal di lintasan eksekutif.
 
"Kita harus pastikan armadanya siap. Oleh karena itu kita akan bekerja sama dengan operator dan regulator (kepelabuhan) bahwa kapal-kapal ini dalam keadaan fit untuk (mengangkut pemudik) Lebaran," tegas Ira.
 
Secara operasional, ASDP akan menerapkan tingkat arus pemudik. Bila terjadi lonjakan, ASDP bersama regulator dan otoritas kepelabuhan akan mengerahkan kapal besar. Sementara bila jumlah pemudik sedikit, maka akan dikerahkan kapal kecil. Kemudian, ASDP juga akan menyiapkan dermaga khusus bagi penumpang yang menggunakan sepeda motor.
 
"Karena pemudik dengan motor itu tinggi dan manajemennya harus khusus karena banyak pengendara motor itu dari jauh, maka kami menyiapkan Dermaga 7 khusus untuk pengendara motor." jelas dia.
 
Beroperasinya dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak dan Bakauheni juga menjadi strategi ASDP untuk meminimalisasi penumpukan penumpang. Ira berharap para pengguna jasa kapal ferry bisa menggunakan dermaga eksekutif yang ada di masing-masing terminal pelabuhan.
 
"Yang baru di tahun ini adalah layanan eksekutif di dua terminal, sepasang, Merak dan Bakauheni. Selain kapalnya, selling time-nya juga lebih pendek di dermaga eksekutif," tutur Ira.
 
Untuk memudahkan penumpang dalam hal jual-beli tiket, ASDP kini sepenuhnya menerapkan cashless. Bila tak cukup saldo, para calon pengguna jasa juga bisa melakukan isi ulang di counter-counter yang telah disediakan.
 
"Jadi kami mohon para pengguna jasa membawa e-money. Soal isi saldo, kami sarankan kalau masa arus mudik Lebaran sebaiknya (e-money) dalam keadaan terisi cukup," pungkas Ira.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif