Ilustrasi (MI/ANGGA YUNIAR)
Ilustrasi (MI/ANGGA YUNIAR)

2018, Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp25 Triliun

Ekonomi bank mandiri
Annisa ayu artanti • 08 Januari 2019 08:15
Jakarta: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri mencatat laba bersih mencapai Rp25 triliun di 2018. Capaian tersebut didukung oleh peningkatan pertumbuhan kredit dan perbaikan kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).
 
"Iya (laba bersih Rp25 triliun). Kita targetkan demikian, Rp25 triliun," kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas, di Kantor Pusat Bank Mandiri, Senin, 7 Januari 2019.
 
Sedangkan dari sisi penyaluran kredit, lanjut Rohan, tercatat meningkat sebanyak 12 persen secara tahunan (yoy) hingga akhir 2018 disertai dengan terkendalinya tingkat kredit macet yang susut menjadi 2,7 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk 2019, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo mengatakan, tren pengetatan likuiditas masih berlanjut di 2019. Hal itu menjadi tantangan bagi perbankan nasional.
 
"Memang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sempat melambat sehingga Loan to Deposit Ratio (LDR) nasional meningkat. Nah ini tantangan paling utama karena dolar running itu sesuai valuta asing, dan itu membuat peredaran uang dalam negeri menurun," kata Tiko, biasa ia disapa.
 
Meski demikian, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit di 2019 bisa mencapai 12-13 persen dari capaian 2018 dan pertumbuhan DPK sebesar 10 persen. "Harapannya nanti arus modal masuk dari foreign fund yang masuk kembali bisa memungkinkan DPK di 2019 bisa di atas 10 persen," ucap Tiko.
 
Adapun untuk pertumbuhan kredit di 2019, pertumbuhan kredit berasal dari segemen korporasi dan komersial yang diprediksi kian marak di 2019. Lalu, segmen konsumer yaitu Kredit Perumahan Rakyat (KPR) diprediksi kembali tumbuh sekitar 10-13 persen.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif