Ilustrasi. (FOTO: MI/Agus)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Agus)

Kendala Cuaca, Penerbangan Sipil di Jalur Selatan Jawa Diuji Ulang

Ekonomi airnav
Husen Miftahudin • 30 Desember 2016 20:57
medcom.id, Bogor: Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbagan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia akan kembali melakukan pengujian ulang untuk penerbangan sipil di jalur selatan Jawa. Hal tersebut dimaksudkan untuk memastikan jalur tersebut aman apabila digunakan untuk penerbangan komersial.
 
Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono mengaku, pihaknya sempat melakukan uji coba jalur tersebut pada 18-23 Desember 2016. Sayangnya hal itu urung dilakukan akibat cuaca buruk yang menimpa wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
 
"Trial kemarin itu banyak cuaca buruk siklon tropis, sehingga (trial/uji coba penerbangan sipil untuk jalur selatan Jawa) di-cancel," ujar Wisnu dalam Media Gathering AirNav Indonesia di Bumi Cikeas Resort, Bogor, Jumat (30/12/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk diketahui, jalur selatan Jawa merupakan jalur yang biasa digunakan oleh TNI AU. AirNav memandang bahwa kepadatan jalur utara Jawa membuat pihaknya mengkaji untuk membuka jalur lintas penerbangan selatan Jawa.
 
"Sebenarnya bisa menggunakan jalur tengah, tapi kan kontur lintasannya banyak terhalang oleh gunung. Bisa digunakan, tapi untuk pesawat yang terbangnya tinggi jauh di atas gunung itu," ulasnya.
 
AirNav akan kembali menguji ulang jalur lintas penerbangan selatan pada tahun depan. Wisnu berharap agar uji coba itu dilaksanakan paling lambat pada Februari 2017.
 
"Kami harus pastikan jalur ini memang aman, kalau terjadi urgensi mendarat di mana dan dengan fasilitas apa. Kami mengulang trial untuk memastikan keamanan," tegas dia.
 
Dia menilai jalur selatan harus segera dibuka paling lambat tiga bulan dari sekarang. Selain karena kepadatan lalu lintas penerbangan di wilayah utara Jawa, pembukaan jalur selatan Jawa secepatnya juga untuk merealisasi instruksi Presiden Joko Widodo.
 
"Karena adanya instruksi presiden, kami harus lakukan (trial) secepatnya. Kami berharap dua hingga bulan harus ada keputusan (pembukaan jalur penerbangan lintas selatan Jawa)," tutup Wisnu.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif