Warga membeli daging sapi untuk kebutuhan Lebaran. Foto: dok MI/Ramdani.
Warga membeli daging sapi untuk kebutuhan Lebaran. Foto: dok MI/Ramdani.

H-3 Idulfitri, Harga Daging Sapi di Depok Tembus Rp160 Ribu/Kg

Ekonomi pangan Bahan Pokok minyak goreng Daging Sapi Harga Daging Pasar Tradisional cabai bawang Lebaran 2022
Kisar Rajaguguk • 29 April 2022 14:03
Jakarta: Harga daging sapi di sejumlah pasar di Kota Depok melonjak hingga Rp160 ribu per kilogram (kg) pada H-3 Idulfitri atau Jumat, 29 April 2022. Kenaikan harga tersebut sontak dikeluhkan oleh konsumen terutama para emak-emak.
 
Sri Rusnani, 62, seorang pembeli daging sapi yang dijumpai di Pasar Cisalak, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis mengaku tak habis pikir atas mahalnya harga daging sapi tersebut.
 
"Mahal banget. Kemarin masih Rp130 ribu sekilo sekarang naik lagi. Naiknya tak tanggung-tanggung pula," kata Sri, Jumat, 29 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sri yang merupakan pensiunan guru SDN di Kota Depok itu mengatakan, biasanya daging sapi dibeli seharga Rp130 ribu per kilogram. Namun kini harga naik menjadi Rp160 ribu per kilogram. "Saya jadi bingung kenapa mahal gitu ya," ucapnya.
 
Menyiasati hal ini, Sri terpaksa mengurangi pembelian daging sapi. "Aturan sekilo jadi beli setengah kilo. Saya beli dikit saja," tuturnya.
 
Sri mengatakan, menjelang Lebaran semua bahan kebutuhan pokok menjadi mahal, mulai dari cabai, bawang, terigu, hingga minyak goreng. "Semuanya sekarang serba naik, cabai, bawang, minyak goreng, tomat, terigu, minyak goreng semuanya naik saya makin bingung, apa-apa serba naik," katanya.
 
Pembeli lainnya, Nyai Mutiah, mengatakan kenaikan harga tak hanya terjadi pada daging sapi dan bahan pangan lainnya. Harga gas LPG nonsubsidi 12 kg juga mengalami kenaikan. Saat ini gas LPG 12 kg harganya mencapai Rp200 ribu lebih per tabung.
 
Menanggapi hal tersebut, Kepala Tata Usaha Pasar Cisalak, Budi Haryanto mengatakan kenaikan harga daging sapi seiring dengan semakin mendekatnya hari raya Idulfitri. Saat ini, pesanan daging sapi meningkat.
 
"Kenaikan ini karena pembeli lumayan ramai. Walaupun ada yang protes, tapi mau bagaimana lagi dari produsennya sudah mahal," ujarnya.
 
Dikatakan, biasanya mendekati hari H Lebaran semua harga pangan naik. "Kalau jelang Lebaran itu harga-harga di pasar biasa naik. Tapi yang penting bagaimana kami bisa mengendalikan agar harga bahan pokok tersebut tidak melonjak tinggi tapi masih bisa dijangkau masyarakat," ucapnya.
 
Melihat tren kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran harga akan kembali normal bahkan turun setelah masa libur atau cuti Lebaran. "Nanti biasa seminggu setelah lebaran turun lagi, kalau libur bersama sudah selesai tren harga bahan pokok akan turun lagi. Mudah-mudahan ya," pungkasnya.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif