Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas Muhammad Cholifihani (paling kiri). (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)
Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas Muhammad Cholifihani (paling kiri). (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)

Pendalaman Pasar Keuangan RI Terbuncit di ASEAN-5

Ekonomi bappenas asean pasar keuangan
Suci Sedya Utami • 28 Januari 2019 12:18
Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pendalaman pasar keuangan Indonesia masih kalah dibanding negara tetangga di Asia Tenggara (ASEAN). Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil kajian yang dilakukan bersama Universitas Parahyangan.
 
Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas Muhammad Cholifihani mengatakan kondisi pasar keuangan Indonesia masih terbilang dangkal. Dirinya mengatakan kondisi tersebut tentu berpengaruh pada ekonomi nasional.
 
"Masih banyak pendiduk Indonesia yang belum memiliki akses ke jasa keuangan. Salah satu tantangan di sektor ini terkait pendalaman pasar keuangan. Dibanding Malaysia dan Singapura, Indonesia masih jauh tertinggal," kata Lifi sapaan akrabnya, dalam acara seminar hasil kajian pendalaman pasar keuangan di Indonesia, di Hotel JW Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 28 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan yang sama, Peneliti dari Universitas Parahyangan Miryam BL Wijaya mengatakan berdasarkan hasil kajian, Indonesia menduduki peringkat terakhir dalam indeks perkembangan sektor keuangan ASEAN+5. Indonesia masih tertinggal dari Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.
 
"Baik dari segi institusi dan pasar, Indonesia relatif tertinggal di ASEAN+5," kata Miryam.
 
Sebenarnya, lanjut Maryam, pendalaman insitusi keuangan di Tanah Air berjalan dengan cukup serius. Hal ini ditunjukkan dari akses dan kedalaman sektor keuangan di Tanah Air yang mengalami peningkatan.
 
"Artinya upaya pemerintah melalui kebijakan bantuan sosial (bansos) membuat akses naik, serta kedalamannya pun ikut meningkat," jelas dia.
 

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif