Ilustrasi penjual telur. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)
Ilustrasi penjual telur. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)

Bulog Kesulitan Kendalikan Harga Telur

Ekonomi telur ayam telur bulog Ramadan 2019
Annisa ayu artanti • 06 Mei 2019 12:30
Jakarta: Perum Bulog mengakui masih kesulitan mengendalikan harga telur ayam di bulan Ramadan. Pasalnya, melihat tren, selalu terjadi peningkatan permintaan di bulan tersebut.
 
"Saya bilang kemungkinan, agak (sulit) telur ya. telur ayam," ungkap Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu sore, 5 Mei 2019.
 
Berdasarkan data Informasi Pangan Jakarta (IPJ) telur ayam, Senin, 6 Mei 2019, rata-rata dibanderol pada harga Rp26 ribu per kilogram (kg) di berbagai pasar se-DKI Jakarta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga tersebut meningkat dibandingkan harga pada 30 April 2019 sebesar Rp24.574 per kg. Sementara itu berdasarkan harga pasar di Pasar Induk Kramat Jati, harga telur ayam berada di posisi Rp25 ribu per kg.
 
Untuk menstabilkan harga telur tersebut, Budi menjelaskan Bulog telah bekerja sama dengan peternak ayam petelur untuk menyiapkan suplai telur sehingga tidak terjadi kenaikan harga.
 
"Tapi kita sudah berusaha, karena peternak-peternak ayam petelur sudah siap juga dan kita sudah kerja sama dengan peternak-peternak petelur ayam dan perusahaan-perusahaan besar petelur itu sudah siap," jelas dia.
 
Budi mengaku siap melakukan operasi pasar untuk menekan harga telur tersebut.
 
"Kita sudah membeli untuk operasi pasar. Jadi kita sudah beli dari kemarin, sudah pesan tapi kita mintanya untuk kali ini, bulan-bulan ini," sebut dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif